7.09.2010

Sering meledak, puluhan massa demo tolak bantuan elpiji

KAWAN // Puluhan anggota LSM Transparansi Situbondo siang melakukan aksi turun ke jalan// mereka menolak bantuan gas elpiji bantuan pemerintah/ karena gas elpiji bantuan pemerintah tersebut seringkali meledak// Bahkan/ tidak sedikit bantuan gas yang meledak hingga menewaskan para korbannya//pantauan dilapangan menyebutkan puluhan massa yang melakukan long march yang dimulai dari Alun-alun Kota Situbondo// meski mendapat penjagaan ketat dari puluhan petugas Satpol PP serta penjagaan ketat dari puluhan personil dari Polres Situbondo/mereka berjalan dan berorasi di didepan Kantor Pemkab Situbondo/ sambil membentangkan puluhan poster yang berisi hujatan terhadap pemerintah//yang diantaranya “Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban kompor gaz bantuan pemerintah/serta tulisan tentang pemerintah terkesan asal-asalan dan memberi bantuan kompor gas,”//
Untuk itu dalam orasinya LSM Tranparansi yang dikomandani oleh junaidi rofi itu meminta agar pemerintah dalam memberi bantuan kompor gas harus memiliki lisensi standar nasional atau SNI//sebab jika bantuan yang diberikan asal-asalan/maka tidak menutup kemungkinan korban akibat ledakan gas elpiji akan terus berjatuhan//
Tidak hanya itu/ Junaidi menuding dalam melakukan program konversi minyak tanah ke gas elpiji/pemerintah kurang melakukan sosialisasi terhadap masyarakat// Sehingga akibat minimnya pengetahuannya masyarakat dalam menggunakan gas elpiji/banyak tabung gas elpiji bantuan pemerintah yang meledak//
KAWAN // sementara itu usai melakukan orasi di depan Kantor Pemkab Situbondo, mereka langsung menuju Kantor DPRD Situbondo, yang ada diJalan Kenanga Situbondo// didepan kantor wakil rakyat ini kembali melakukan orasi/ namun/ kali ini dalam orasinya Junaidi meminta kepada para wakil rakyat untuk turut serta untuk mengawasi penyerahan bantuan kompor gas kepada masyarakat//sebab jika tidak ada pengawasan/maka masyarakat yang menerima bantuan tersebut akan terus menjadi korban akibat rendahnya kualitas tabung maupun minimnya sosialisasi penggunaan tabung gas elpiji//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Ban bocor, truck bermuatan kertas terguling

KAWAN // Truck Nopol P-8248 UW yang sarat dengan muatan kertas, mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di areal persawahan Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan// Itu terajdi setelah ban truk bagian belakang bocor dilokasi kejadian//Insiden kecelakaan lalu lintas itu terjadi tepatnya diJalan Raya Desa Kesmbirampak, Kecamatan Kapongan sekitar pukul 15.00 sore kemarin// namun demikian tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas tersebut/meski kondisi truck yang sarat dengan muatan kertas itu dalam kondisi terbalik//
Dari informasi yang berhasil dihimpun dilokasi menyebutkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal itu terjadi /pada saat truck yang dikemudikan Agus Setyawan (43), warga Surabaya itu melaju dari arah barat menuju kea rah timur dengan kecepatan sedang/namun saat melintas di lokasi kejadian tiba-tiba saja ban truck kiri bagian belakang itu bocor// karena truck tersebut sarat dengan muatan berat/Bahkan/ muatannya diperkirakan mencapai puluhan ton/sehingga Agus Setyawan yang saat itu mengemudi truck tidak dapat mengendalikan laju kemudinya//akibatnya truck warna merah itu langsung nyemplung ke areal persawahan,yang berada tepat disebelah kiri jalan//dan Beruntung dalam insiden tersebut agus hanya mengalami luka lecet pada bagian lengan dan kakinya//
KAWAN // sementara itu saat dikonfirmasi kapolres situbondo melalui Kasat Lantas AKP Sapto mengatakan, dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas itu tidak sampai mengakibatkan terjadinya kemacetan arus lintas di jalur pantura Situbondo//karena truck yang sarat dengan muatan kertas itu terguling kea real persawahan//Namun/ untuk menarik truck dari areal persawahan pihaknya membutuhkan waktu sekitar satu jam/setelah mobil Derek milik polres dikerahkan kelokasi kejadian//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

GMPI desak Pemkab Situbondo lebih serius melakukan penertiban PSK

Kawan// mencuatnya kasus kematian 4 warga Situbondo yang di-duga kuat mengidap penyakit HIV-AIDS itu/ mendapatkan perhatian khusus dari Gerakan Muda Pembangunan Indonesia Cabang Situbondo// Dimana GMPI Situbondo mendesak Pemkab Situbondo/ dalam hal menindak lanjuti penerapan Perda Nomer 27 tahun 2004 / tentang larangan peraktek pelacuran// namun sejuah ini Pemkab Situbondo/ masih banyak memberikan toleransi terhadap keberadaan pekerja seks komersial ( PSK ) khususnya yang bekerja di warung remang-remang disepanjang jalur pantura Banyuglugur// bahkan sampai detik ini/ GMPI menilai dinas terkait seperti dinas kesehatan tidak pernah melaksanakan pengawasan kepada PSK atau masyarakat yang menempati lokasi warung remang-remang//
lebih buruknya lagi/ kondisi warung remang –remang yang berada di jalur pantura Banyuglugur/ sangat berpotensi menularkan berbagai penyakit/ yang disebabkan pergaulan seks bebas//
Dengan demikian/ pasca meninggalnya 4 korban warga Situbondo/ yang terindikasi mengidap penyakit HIV- AIDS// pemkab Situbondo harus lebih memperhatikan keberadaan warga yang menempati warung remang-remang yang banyak dijadikan tempat transaksi dan bisnis esek-esek// Jika Pemkab Situbondo menerapkan Perda tentang pelarangan praktek Pelacuran/ setidaknya masyarakat yang menempati lokasi itu/ tidak akan berbuat kesalahan fatal seperti menampung dan menyediakan Wanita Pra-munikmat yang biasanya melayani para lelaki hidung belang// semua upaya yang dilakukan pemkab Situbondo ini/ tak lain untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit HIV-AIDS yang akan menular kepada masyarakat Situbondo//
Kawan// seperti diungkapkan Ketua GMPI Cabang Situbondo Zaini Zen mengatakan/ langkah yang sangat efektif untuk melakukan pengawasan terhadap PSK yang sering mangkal di-warung Remang-remang atau eks lokalisasi lainnya yang tersebar diwilayah kabupaten Situbondo/ selain akan diberikan pembinaan mental/ dinas terkait seperti dinas kesehatan harus mengambil sample darah warga yang menempati kawasan Eks Lokalisasi/ untuk dilakukan tes laboratorium// Karena hanya dengan tes laboratotium tersebut/ penyakit yang cukup mematikan akan di ketahui/ apakah ada warga terindikasi mengidap HIV- AIDS atau mengidap penyakit lain// selian itu/ pemkab Situbondo seharusnya sering melakukan operasi penertiban PSK/ yang nantinya akan bertindak sebagai eksekutor/ dalam hal penertiban terhadap PSK//
Bahkan jika petugas mendapatkan adanya praktek Prostitusi/ maka petugas wajib untuk memberikan sangsi tegas/ dengan cara melimpahkan kasus itu/ ke-Pengadilan Negeri Situbondo/ untuk diproses sebagai pelanggar Tindak Pidana Ringan ( Tipiring )//
Reky Ariyadi melaporkan///


Selengkapnya >>

Lakukan penipuan rp. 20,7 juta, warga Jangkar dipolisikan

KAWAN // Lakukan penipuan sebesar Rp. 20,7 juta, salah seorang warga Ds Pesanggrahan, Kec Jangkar bernama Abdur Rahman dilaporkan ke SPK Polres Situbondo oleh Misyono (38), warga Ds Kedunglo, Kec Asembagus//dalam laporannya pria 50 tahun ini melakukan aksinya dengan modus menggandakan uang//menurut misyono/Kejadian penipuan itu terjadi pada tahun 2003 lalu/dengan tempat kejadian perkara di rumah saudaranya yang ada di Desa Pesanggrahan, Kec Jangkar/ saat dirinya melakukan silaturrahami //saat dirinya langsung menyerahkan uang sebesar Rp. 20,7 juta, kepada terlapor//bahkan abdurahman berjanji selama sekitar satu bulan uang itu berlipat ganda/hanya saja setelah dicek/ di dalam kardus yang sebelumnya berisi uang pemberian terlapor/ternyata hanya berisi potongan kertas// merasa menjadi korbanpenipuan itulah akhirnya korban melaporkan kasus ini ke Polres Situbondo//
Dituturkan, sebelum kasus penipuan dengan modus dapat menggandakan uang ini dilaporkan ke SPK Polres Situbondo, pihaknya terlebih dahulu menempuh jalur kekeluargaan, dengan cara sering mendatangi rumah terlapor/ namun/ setiap kali didatangi dirumahnya terlapor terkesan menghindar/Karena terkesan ada itikad yang tidak baik itulah sehingga dirinya terpaksa melaporkan kasus tersebut//
KAWAN // sementara itu Kapolres situbondo AKBP Imam Thobroni melalui Kasat Reskrim AKP Sunarto membenarkan adanya laporan penipuan dengan modus dapat menggandakan uang//dan Sesuai laporan korban, terlapor dapat dijerat dengan pasal 378/372 KUHP //
Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Polisi kembali bubarkan balapan liar

Kawan// ajang balap motor secara liar/ meski di-nilai sangat berbahaya serta bisa merenggut korban jiwa// namun sejuah ini/ hobi balapan sepeda motor liar di-jalanan ini/ se-makin di-gandrungi oleh kaum muda kota santri Situbondo// bahkan/ ulah brutal dari balapan motor secara ini/ kerap di-jadikan ajang perjudian antar geng ( kelompok ) kelompok motor/ meski sang joki harus membayar mahal dengan nyawanya//
untuk itu/ guna lebih menertibkan ajang balap motor liar tersebut/ kapolres Situbondo/ kembali menegaskan dan memerintahkan semua jajaran polres Situbondo/ untuk lebih mengawasi adanya aksi balap liar sepeda motor ini//
seperti rabu malam kemarin sekitar pukul 24.00 wib/ jajaran polres Situbondo/ kembali berhasil membubarkan paksa aksi balap sepeda motor liar/ yang selama ini sering di-gelar lomba balap liar dijalan raya desa Kalibagor kecamatan Situbondo//
namun sayang/ dari operasi ini/ polisi tidak berhasil menangkap satu-pun pelaku// pasalnya sebelum polisi berhasil mendekat ke-lokasi adu cepat laju sepeda motor ini/ para maniak lomba balap berhasil kabur ke-arah Bondowosoo// Pembubaran paksa aksi balap liar sepeda motor/ yang berlangsung di-jalan desa Kalibagor ini/ berawal dari adanya laporan warga setempat kepada polisi/ karena sangat terganggu dengan bunyi bising knalpot sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar tersebut//
Kawan// seperti diungkapkan Halili 55 tahun warga desa Kalibagor mengatakan/ dirinya dan masyarakat yang tinggal disepanjang jalan raya Situbondo-Bondowoso/ merasa terganggu dengan bunyi bising dari kanlpot sepeda motor milik para maniak sepeda motor liar tersebut/ yang biasanya di-gelar tengah malam/ disaat warga masyarakat sedang menikmati tidur malam//
Untuk itu/ Halili meminta kepada polisi untuk mengambil langkah tegas dan membubarkan paksa/ ketika melihat atau menerima laporan adanya aksi balap liar yang sebenarnya sangat membahayakan keselamatan jiwa//
di-bagian lain Halili mengatakan/ desakan penertiban dan pembubaran paksa adu balap cepat sepeda motor itu/ harus segera dilakukan karena dinilai sudah mengganggu pengguna jalan umum// selain itu/ Halili menyampaikan/ setiap akhir pekan/ polisi untuk lebih meningkatkan patroli Kamtibmas di-desa Kalibagor// karena sejauh ini/ aksi balap motor liar yang hampir di-gelar setiap akhir pekan di-sepanjang jalan raya desa Kalibagor/ sangat mengganggu istirahat warga setempat//
Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Heboh penangkapan ular piton raksasa

Kawan// meski rumah Agus Buana 25 tahun warga Desa Grujugan kecamatan Cermee Bondowoso/ cukup jauh dari perumahan penduduk setempat// namun sejak kamis siang kemarin sekitar pukul 07.00 wib/ tiba-tiba rumah Agus Buana menjadi perhatian masyarakat// pasalnya kedatangan ratusan warga kerumah Agus Buana tersebut/ untuk melihat langsung adanya kabar tentang penangkapan ular jenis piton raksasa sebesar paha orang dewasa dengan panjang 4 meter lebih//Seperti pantauan suara situbondo dilapangan menyebutkan// kabar ular piton raksasa tersebut/ sempat menjadi perbincangan para pengunjung// pasalnya ular piton yang baru ditangkap Agus Buana/ di-saat sedang mencari ikan di-Sungai Kera perbatasan desa Grujugan dan desa Kalibagor Situbondo tersebut// terlihat sangat besar/ membuat kagum dan takut setiap pengunjungnya// selain terlihat besar/ ular piton itu memiliki jalu yang cukup tajam di-ujung ekornya/ Sehingga warga yang melihatnya merasa ngeri dan takut//
Kawan// seperti diungkapkan Agus Buana 25 tahun warga desa Grujugan mengatakan/ dirinya tidak memiliki firasat apapun/ terkait penangkapan ular raksasa tersebut// saat itu/ sebelum merencanakan nonton pertandingan sepak bola dunia/ dirinya bermaksud mencari ikan di-sungai Kera yang tak jauh dari tempat tinggalnya// namun sayang/ setelah cukup lama menyusuri sungai Kera/ dirinya tanpa sengaja melihat ular piton yang sedang melilit di-sebuah batang kayu/ karena merasa takur/ dirinya memilih untuk menghindar// disaat dirinya akan kabur/ ular piton yang bobotnya lebih 80 kilogram tersebut/ langsung menyerang dan melilit bagian kaki dan tubuhnya// karena mendapatkan serangan yang mendadak/ agus berusaha memberikan perlawan dengan memegang ekor dan kepalanya// berselang beberapa menit kemudian/ agus berusaha mencari taktik untuk melepaskan lilitan ular tersebut/ yakni dengan cara berpura-pura pingsan/ sehingga saat itu/ ular Piton langsung merenggangkan lilitan dari tubuhnya// setelah lepas dari lilitan ular piton/ agus langsung melumpuhkan ular tersebut dan memasukkannya ke-dalam karung yang di-siapkan untuk tempat ikan//
di-bagian lain Agus mengatakan/ dengan adanya penangkapan ular jenis piton raksasa tersebut/ dirinya sejak pagi kemarin/ disibukkan untuk melayani para pengunjung yang ingin melihat langsung ular yang baru di-tangkapnya// Bahkan se-sekali dari para pengunjung tampak berfoto/ untuk mengabadikannya/ salah satu fenomena alam sebagai kebesaran sang Khaliq//
Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

7.08.2010

Korban penipuan berantai oknum PNS bertambah

KAWAN // Korban penipuan calo tenaga kerja dengan modus menjanjikan pekerjaan sebagai tenaga tehnis di PLU Paiton terus bertambah//Padahal/ dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini telah ditangguhkan penahanannya oleh penyidik Polres Situbondo, beberapa waktu yang lalu//Dua tersangka calo tenaga kerja yang kini menghirup udara bebas tersebut/Masing-masing adalah Junaidi (45) warga Desa Blittok, Kecamatan Bungatan, oknum PNS yang bertugas pada Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Serta serta Syamsuri (43), yang mengaku bagian personalia PLTU Paiton, asal Desa Desa Kalimas Kecamatan Besuki//
Kedua tersangka penipuan itu sempat dijebloskan ke dalam sel Polres Situbondo selama kurang lebih sepekan/Itu dilakukan setelah polisi menerima laporan sekitar 18 orang korban tersangka// Bahkan/ korban penipuan berantai yang dilakukan oleh dua tersangka calo tenaga kerja terus bertambah//Terbukti/ tiga orang korban lainnya yang menjadi korban penipuan menyusul melaporkan tersangka penipuan Junaidi dan Syamsuri ke Polres Situbondo//tiga korban itu Masing-masing H Fadli (49) warga Desa Sumberpinang, Kecamatan Mlandingan yang mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 15 juta melalui Syamsuri pada tanggal 30 Maret 2010 lalu//
Saat itu tersangka Syamsuri berjanji akan memasukan menantunya untuk bekerja di PLTU paling lambat 20 hari setelah menyerahkan uang pelicin tersebut// Bahkan/ dengan iming-iming gaji sebesar Rp. 10 juta setiap bulannya//Korban lainnya, H Syamsul (56) warga Desa Pejitalang, Mumbulsari Jember ini mengaku menyerahkan uang sebesar Rp. 9 juta kepada tersangka Junaidi pada tanggal 22 Mei 2010 lalu// Saat itu Junaidi menjanjikan pekerjaan di PLTU Paiton dengan iming-iming gaji Rp. 6 juta//
Sedangkan Korban lainnya adalah Nawi (45) warga Jalan Khairul Anwar Bondowoso/senada dengan korban lainnya Nawi yang juga PNS ini mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp. 7 juta, karena anaknya dijanjikan pekerjaan di PLTU Paiton, dengan gaji Rp. 3 juta setiap bulannya//hanya saja hingga batas waktu yang dijanjikan tiba ternyata pekerjaan yang dijanjikan tidak bisa diwujudkan untuk itu para korban ini langsung melaporkan kasus penipuan yang dilakukan Junaidi dan Syamsuri ke unit SPK Polres Situbondo//
hanya saja para korban ini sangat menyayangkan kebijakan penyidik yang mengabulkan penangguhan penahanan dua tersangka// Sebab/ korban penipuan yang dilakukan oleh dua tersangka dengan modus iming-iming pekerjaan di PLTU mencapai puluhan orang//
KAWAN // Seperti diberitakan sebelumnya,dua tersangka kasus penipuan itu ditangguhkan penahanannya//menurut Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan karena penyidik yakin kedua tersangka tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang butki/selain itu penangguhan itu mendapat jamin dari pihak keluarga maupun Kuasa Hukum tersangka//

Demikian sofyan fenza melaporkan



Selengkapnya >>

Puluhan hektar jagung terancam gagal panen

KAWAN // Puluhan hektar tanaman Jagung, di Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, terancam mengalami gagal panen// Itu terjadi karena tanaman jagung yang sudah siap panen itu dimakan ulat serta dimakan tikus dalam dua pekan terakhir ini//untuk itu Para petani mengaku akan mengalami kerugian materi hingga mencapai puluhan juta rupiah untuk setiap hektarnya//sebab menurut buhari salah satu petani jagung setempat mengatakan/Untuk biaya garap setiap hektarnya saja sudah mencapai Rp. 5 juta//sehingga bakal dipastikan kerugian akibat hama tersebut mencapai puluhgan juta rupiah//
Menurutnya/awalnya tanaman jagung miliknya tidak menemukan kendala/namun pada saat tanaman jagung mulai tumbuh dan berbuah besar/tanamannya tersebut mulai dimakan ulat serta tikus/ rata-rata usia tanamannya diketahui hampir mencapai tiga bulan, dan bijinya jagungnya diketahui sudah mulai menguning// karena berbagai upaya pencegahan untuk mengatasi ganasnya serang hama tikus dan ulat itu tidak membuahkan hasil/sehingga para petani setempat terpaksa memanen tanaman jagung//
Meski hasil produksi tanaman jagung tidak maksimal/namun menurut bapak dengan dua anak ini terpaksa memanen secara dini/ Sebab/ jika tidak segera dipanen maka bakal dipastikan dirinya akan mengalami kerugian yang lebih besar//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Diskop dan UKM siapkan kelembagaan Kopwan

Kawan// berbagai cara dilakukan pemerintah untuk kembali mengerojok modal usaha mikro di-masyarakat/ yang semua program ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat// tampaknya terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten Situbondo// salah satunya dengan mengupayakan penguatan kelembagaan Koperasi wanita/ yang sebelumnya di-canangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2009 kemarin//
Dinas Koperasi dan UKM Situbondo/ dalam waktu dekat ini/ akan menggelar sejumlah kegiatan pendidikan dan pelatihan kader koperasi wanita/ yang akan di-ikuti sebanyak 120 kader Koperasi Wanita di-kota santri Situbondo//
Sementara kegiatan pendidikan dan pelatiha kader koperasi wanita ini/ sebagai salah satu cara untuk menguatkan kelembagaan Koperasi Wanita/ yang nantinya akan di-pusatkan di-masing-masing pemerintah desa di-seluruh kabupaten Situbondo// selain itu dengan dilaksanakannya Diklat peserta dari kader kopwan ini/ diharapkan bisa meningkatkan SDM/ administrasi/ menejemen keuangan dan komitmen di jajaran kepengurusan Koperasi Wanita// sehingga setelah mengikuti diklat/ para pengurus bisa mengetahui keberadaan koperasi beserta kiprahnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat/ khususnya untuk meningkatkan kegiatan usaha mikro yang selama ini/ sudah mulai tertata bagus//
Kawan// seperti di-ungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Situbondo Drs Edi Susilo M.Si mengatakan// sebelum mencairkan bantuan penguatan modal usaha kepada pengurus Koperasi wanita di-Situbondo//
Pihaknya memandang perlu di-maksimalkannya keberadaan kepengurusan Koperasi wanita tersebut// hal ini untuk memaksimalkan penyaluran bantuan modal usaha ini lebih tepat sasaran//
di-bagian lain Edi mengatakan// berdirinya koperasi wanita ini/ berawal dengan makin merebaknya masyarakat Situbondo/ yang selama ini banyak tergantungan kepada pihak lembaga keuangan yang tidak resmi/ khususnya untuk keberlangsungan penguatan modal usahanya//
dengan demikian Dinas Koperasi dan UKM Situbondo/ memandang perlu segera mencairkan bantuan permodalan usaha mikro tersebut/ yang semua anggarannya di-dapat dari APBD I Provinsi Jawa Timur//
namun selain akan segera mengupayakan pencarian bantuan tersebut/ pihaknya akan mengawalinya dengan memaksimalkan penguatan secara kelembagaan koperasi wanita di-tingkat desa// dengan harapan/ kedepan koperasi wanita di-situbondo/ bisa memecahkan permasalahan ekonomi//


Selengkapnya >>

Dipukul tetangga lapor polisi

Kawan// nasib sial menimpa Sumiati 21 tahun warga desa Agel kecamatan Jangkar// pasalnya gadis remaja ini/ menjadi koban pemukulan yang dilakukan Imam Hariyanto 35 tahun warga desa Agel Jangkar//Sementara aksi pemukulan yang menimpa Sumiati tersebut/ terjadi pada Sabtu siang kemarin sekitar pukul 10.00 wib/ disaat Korban berada di-sekitar arela persawahan desa Setempat// Akibat insiden aksi pemukulan tersebut/ korban mengalami luka memar dibagian pelipis mata kanannya/ setelah pelaku dengan sengaja memukul bagian wajah korban dengan tangan kosong// Menindak lanjuti aksi pemukulan itu/ korban langsung mendatangi unit Sentra Pelayanan Kepolisian ( SPK ) polres Situbondo/ melaporkan tindak kekerasan yang menimpa Sumiati //
Kawan// menurut pengakuan Sumiati kepada penyidik polres Situbondo mengatakan/ aksi tindak kekerasan/ dipicu dari salah paham antara dirinya dengan pelaku// dimana pelaku yang sudah lama menjalin kasih dengan korban/ merasa cemburu kepada korban/ karena di-duga kuat menjalin hubungan dengan orang lain// Bahkan puncaknya sabtu kemarin/ pelaku dengan memaksa dirinya untuk berangkat mencari rumput di-sekitar persawahan di-belakang rumahnya// Namun di-tengah jalan/ tiba-tiba pelaku langsung memegang tangan pelaku dengan keras// karena menilai kekasihnya akan berbuat cabul/ korban langsung berteriak minta tolong kepada warga// Saat korban berteriak/ pelaku juga melayangkan pukulan keras ke-arah wajah korban/ hingga menyebabkan pelipis mata kanan korban mengalami memar/ dan korban ambruk tak sadarkan diri hingga beberapa saat/ hingga akhirnya berhasil di-tolong warga//
Kawan// seperti dikonfirmasi terpisah kasat reskrim polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan/ adanya laporan aksi tindak kekerasan yang dilakukan Imam warga desa agel kecamatan Jangkar/ terhadap Sumiati yang tak lain kekasihnya// Menindak lanjuti penanganan aksi pemukulan tersebut/ kini polisi masih melakukan penyelidikan secara intensif/ Selain meminta ketarangan dari saksi korban/ dalam waktu dekat/ pihak kepolisian akan segera memanggil pelaku untuk dimintai keterangannya// Untuk menguatkan bukti laporannya/ korban juga menunjukan hasil visum yang dikeluarkan tim medis RSUD Situbondo//
Pada bagian lain Sunarto mengatakan/ melihat adanya bukti tindak kekerasan yang dialami Sumiati/ yang dikuatkan dengan Visum Dokter/ pelaku terancaman hukuman penjara/ karena melanggar pasal 351 KUHP/ tentang aksi penganiyaan/ hingga menyebabkan luka fisik yang menimpa orang lain// Reky Ariyadi melaporkan//

Selengkapnya >>

Polisi kesulitan kembangkan penyelidikan aksi penipuan sepeda motor

Kawan// meski satu per-satu sepeda motor yang di-duga kuat hasil pengembangan penyelidikan kasus aksi penipuan dengan modus sewa menyewa motor/ sudah di-sita polres Situbondo/ dari tangan Abdul Wefi 30 tahun warga desa Sumber Kolak kecamatan Panarukan/ pelaku penggelapan sepeda motor yang kini di-tangani polres Situbondo//
Namun sejuah ini/ pihak kepolisian masih kesulitan untuk mengembangkan kasus penipuan tersebut// kesulitan ini untuk mencari sisa 23 sepeda motor yang di-gelapkan Abdul Wefi tersebut/ sudah berpindah tangan kepada orang lain//
Sementara hingga saat ini/ polisi hanya berhasil mengamankan 61 sepeda motor/ dari 84 sepeda motor milik korban aksi penipuan yang melaporkannya kepada pihak kepolisian resot Situbondo//
Bahkan untuk lebih mempermudah proses penyelidikan kasus yang melibatkan Abdul Wefi ini/ kini jajaran polres Situbondo sudah berkoordinasi dengan jajaran polres di-kawasan Tapal Kuda// hal ini diperkuat dari pengakuan pelaku/ semua hasil kejahatannya di-gadaikan kepada pihak ketiga/ di-duga kuat sudah tersebar diwilayah hukum Mapolwil Besuki//
Kawan// dikonfirmasi terpisah kasat reskrim polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan/ selain berkonsentrasi memperdalam proses penyelidikan pada Abdul Wefi/ yang dikenal sebagai otak pelaku aksi penggelapan puluhan sepeda motor/ kini tim resmob polres Situbondo/ terus memburu pelaku lain yang di-duga sebagai kurir dan jaringan pelaku penggelapan sepeda motor//
Pada bagian lain Sunarto mengatakan/ setelah dilakukan identivikasi atau pendataan terhadap kepemilikan barang bukti tersebut/ pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat/ khususnya pemilik sepeda motor yang menjadi korban kejahatan/ untuk segera mendatangi dan mengambil barang bukti sepeda motor dan mobil/ yang saat ini sudah diamankan di-mapolres Situbondo// sebagai syarat untuk pengambilan barang bukti sepeda motor tersebut/ pihaknya memberlakukan beberapa persyaratan/ diantaranya tanda bukti kepemilikan kendaraan tersebut seperti Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor ( BPKB ) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK )// untuk itu/ kasat mememinta kepada warga Situbondo/ yang merasa kehilangan sepeda motor/ untuk bisa datang dan melihat barang bukti sepeda motor/ yang sudah di-sita polisi//
selain itu/ untuk pengambilan barang bukti kendaraan roda dua tersebut/ masyarakat tidak akan dikenakan biaya apapun//
Reky Ariyadi Melaporkan//



Selengkapnya >>

7.07.2010

FSMP laporkan mutasi dilingkungan Dispendik ke DPRD

KAWAN // ancaman forum solidaritas masyarakat pendidikan (FSMP) untuk melaporkan kasus ketidakberesan pelaksanaan mutasi dan pengangkatan sekolah nampaknya benar-benar dibuktikan//bahkan/siang Kemarin LSM yang diketuai oleh Sugiono Eksantoso tersebut memaparkan sejumlah kejanggalan dan pelanggaran dalam acara yang ditempatkan di lantai II Pemkab Situbondo beberapa waktu lalu// Belasan anggota LSM yang kritis terhadap dunia pendidikan itu mendatangi DPRD Situbondo//
Setidaknya ada lima point yang disampaikan ke anggota DPRD yang ada di Komisi IV tersebut/Diantaranya/ pengangkatan beberapa guru sebagai kepala SD dan Kepala sekolah sebagai Pengawas menyalahi Kepmendiknas RI no 12/2007//menurut sugiono dalam kemmendiknas itu disebutkan bahwa pengawas yang diangkat harus melalui diklat pengawas atau ujian kompetensi//Selain itu dirinya juga menilai Dispendik tidak mengimplementasikan Kepmendiknas no 162/V/2003// Sebab/hingga saat ini masih banyak kepala sekolah yang menjabat hingga akhir jabatan atau pensiun//tentu saja hal tersebut dinilai bertentangan dengan manajemen modern sekolah/untuk itu menurut sugiono jika hal tersebut dibiarkan maka peningkatan mutu di sekolah juga akan terhambat//
KAWAN // sementara itu Sekretaris FSMP, Darmawan Widiatmoko juga mengkritik kembali diadakannya ujian kepala sekolah// Sebab/hingga saat ini masih banyak guru yang dinyatakan lulus ujian kepala sekolah namun masih belum mendapatkan penempatan dinas//menanggapi temuan FSMP tersebut/Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tohir berjanji akan menindaklanjuti temuan tersebut/bahkan Dalam waktu dekat pihaknya berjanji akan menggelar rapat kerja dengan pihak terkait yakni Dinas pendidikan situbondo//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Diknas beri dispensasi buka PSB satu hari lagi

KAWAN // Sejumlah SMP Negeri dan SMK Negeri yang jumlah siswanya belum memenuhi pagu hingga waktu Penerimaan Siswa Baru (PSB) habis/nampaknya masih bisa tersenyum// Sebab/ mereka masih diberi waktu satu hari untuk memenuhi pagunya/Ini setelah Dinas Pendidikan kemarin memutuskan untuk memperbolehkan bagi sekolah negeri yang belum memenuhi pagi untuk membuka pendaftaran lagi//hanya saja batas waktu yang diberikan hanya satu hari/kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Dispendik, Arien Marhento//
Menurut aris/ jika dalam waktu satu hari kuota pagu masih belum juga terpenuhi, maka pendaftaran tetap harus ditutup// sedangkan Siswa yang tidak mendaftar di sekolah negeri, dipersilahkan untuk mendaftarkan diri di sekolah swasta//menurut aris Jumlah siswa yang belum diterima di sekolah negeri masih cukup banyak//misalnya saja Di tingkat SLTA masih ada 2.776 siswa. Di tingkat SMP ada 5.300 siswa//dan Itupun masih belum termasuk MI/MTs//
Seperti diketahui Sejumlah SMK dan SMP Negeri belum memenuhi kuota pagu yang telah ditetapkan di hari terakhir penerimaan siswa baru// Sejumlah sekolah yang tidak memenuhi pagu itu di tingkat SMP ada SMPN 1 dan 2 Kendit, SMPN 1 Mangaran,serta sejumlah SMP lainnya//Di SMPN 1 Kendit misalnya, dari pagu 144 siswa hanya mampu menyedot 101 siswa// di SMPN 3 Panarukan, dari 144 siswa yang mendaftar hanya 50 siswa// Hal yang sama juga terjadi di SMPN 4 Panji, dari pagu 108 siswa yang mendaftar hanya 52 siswa// Di SMKN 2 Situbondo dari pagu 216 siswa yang mendaftar hanya 87 siswa//
diprediksikan, tidak terpenuhinya pagu sejumlah sekolah itu salah satunya karena siswa yang salah memilih sekolah// Mereka tidak melihat kemampuan nilai yang dimilikinya// Lima sekolah yang diincar, misalnya, adalah sekolah yang semuanya mensyaratkan nilai besar// sehingga, sejumlah sekolah yang kurang mendapat perhatian dari siswa pagunya tak terpenuhi//

demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Hanya karena cubit santri, guru ngaji dipolisikan

KAWAN // Hanya karena mencubit salah satu santrinya yang absen pada kegiatan bersih-bersih/ Zainal Abidin salah seorang guru ngaji di Desa Bloro, Kecamatan Besuki harus berurusan dengan polisi/setelah sebelumnya dilaporkan dua orang wali santrinya karena dinilai melakukan penganiayaan//Dan atas laporan wali santri tersebut Siang kemarin ustad berumur 29 tahun itu menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak-anak Polres Situbondo yang didampingi kuasa hukumnya, Supriyono SH.Mhum//ditemui usai mendampingi pemeriksaan kliennya/supriono mengungkapkan/laporan yang dilayangkan oleh salah seorang wali santri itu terlalu berlebihan dan sangat tragis/sebab seorang guru ngaji yang tulus mengajar para santri-santrinya dibalas dengan laporan polisi hanya karena kasus sepele//
Dari Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan/ peristiwa yang dilakukan Zainal Abididn terjadi pada Minggu, 24 Juni lalu// Saat itu/ zainal menghukum sejumlah santri yang tidak datang pada saat kegiatan minggu bersih/ dan sebagai Hukumannya santri yang tidak hadir dicubit di bagian lengan atas//namun humkuman tersebut nampaknya membuat orang tua dua santri yang terkena hukuman itu tidak terima//bahkan/Keduanya melaporkan kasus tersebut ke maPolres Situbondo//
Untuk itu Supriyono berharap/agar pihak kepolisian tidak terlalu berlebihan memberikan perhatian terhadap masalah tersebut/sebab pihaknya ingin bagaimana usaha-usaha pembinaan guru ngaji terhadap santrinya jangan sampai berakhir di ranah hukum/ apalagi cara yang dilakukannya masih dalam batas kewajaran//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Pengrusakan tanaman Jagung berakhir di-kepolisian

Kawan// aksi perbuatan nekat yang dilakukan Bambang Kusnoto 50 tahun warga desa Reces kecamatan Banyuglugur/ yang dengan sengaja diketahui melakukan aksi pengrusakan tanaman Jagung seluas 180 Desi Are milik Heru Wahyu 47 tahun warga dusun Rampat desa Kalianget kecamatan Banyuglugur/ akhirnya berakhir dimeja kepolisian//
kemarin sekitar 09.00 wib/ Heru Wahyu terpaksa melaporkan aksi pengrusakan tanaman jagung miliknya// karena hingga saat ini/ pelaku tidak mau memberikan ganti rugi kepada korban/ setelah pelaku dan beberapa warga tertangkap basah oleh korban/ tengah melakukan pengrusakan tanaman Jagung dengan menggunakan mesin bajak//
Sementara aksi penebangan tanaman Jagung milik Heru Wahyu tersebut/ terjadi pada awal bulan juli kemarin// saat itu/ pelaku yang didampingi beberapa warga/ mendatangi lahan Jagung milik Heru Wahyu/ dan langsung menebangi tanaman Jagung hingga rata dengan tanah//
menyikapi persoalan aksi pengrusakan areal tanaman Jagung tersebut/ Heru Wahyu meminta kepada pihak kepolisian resot Situbondo/ untuk segera menyelesaikan kasus tersebut hingga tuntas// selain itu/ akibat aksi pengrusakan tanaman produksi Jagung itu/ Heru Wahyu mengalami kerugian mencapai Rp 3 juta rupiah//
Kawan// menurut pengakuan Heru Wahyu kepada penyidik polres Situbondo mengatakan/ dirinya tidak menyangka/ Kusnoto dan warga lainnya akan nekat melakukan pengrusakan tanaman Jagung/ yang sebelumnya hanya dipicu oleh permasalahan sepele/ yakni masalah berakhirnya sewa menyewa tanah milik Kusnoto yang berakhir bulan mei kemarin//
Karuan saja/ korban yang mengetahui insiden pengrusakan itu/ merasa kesal akibat ulah arogansi yang dilakukan Kusnoto terhadap dirinya//
menindak lanjuti persoalan aksi pengrusakan tanaman Jagung yang dialami Heru Wahyu/ meminta kepada polisi untuk segera menyelesaikannya secara hukum yang berlaku//
Kawan// dikonfirmasi terpsiah kasat reskrim AKP Sunarto membenarkan/ adanya laporan pengruskan tanaman Jagung milik Heru Wahyu/ yang dilakukan Kusnoto warga desa Kalianget kecamatan Banyuglugur//
menindak lanjuti penanganan kasus tersebut/ kini polisi masih melakukan penyelidikan secara intensif//
akibat perbuatan aksi pengrusakan tersebut/ pelaku terjerat dengan pasal 406 junto 170 KUHP tentang aksi pengrusakan barang milik orang lain//
Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Pengendara sepada motor tewas mengenaskan

Kawan// inilah akibatnya/ jika mengemudi kendaraan secara ugal-ugalan di-jalan raya// siang kemarin sekitar pukul 09.00 wib/ dua pengemudi sepeda motor bernomor polisi P 2141 VM/ yang diketahui di-kendarai Misro 50 tahun warga Desa Mandura kecamatan Rogojampi dan Toni Haryono 43 tahun warga Kabat Bannyuwangi/ mengalami kecelakaan maut dijalan raya Banyuglugur KM 148 arah Surabaya/ setelah ditabrak Colt Station Wagion yang tidak diketahui identitasnya//Akibat kecalakaan tersebut/ Misro meninggal dunia setelah beberapa saat dirawat di-Puskesmas Besuki/ karena mengalami luka serius dibagian kepalanya// sementara Toni yang saat itu berboncengan dengan Misro/ mengalami luka berat dibagian pinggul dan tangan kananya/ dan saat ini/ korban masih menjalani perawatan intensif di-puskesmas Besuki//
Kawan// menurut keterangan Yanto saksi mata di-TKP menyebutkan/ kecelakaan hebat itu berawal/ ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda/ melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi/ tidak bisa menguasai kendaraannya/ setelah memasuki tikungan tajam di-desa Banyuglugur// Namun sayang/ akibat sepeda motor yang sudah dalam kondisi oleng ke-arah kanan/ akhirnya tabrakan maut itu tak bisa dihindarkan//
Akibat benturan keras tersebut/ Toni terseret hingga 4 meter dari titik tabrakan/ sedangkan Misro langsung terperosok ke-dalam jurang/ serta mengalami luka serius dibagian kepala belakangnya//
Sementara pengemudi Colt Station Wagon/ setelah mengetahui kecelakaan maut tersebut/ langsung kabur meninggalkan kedua korban ke-arah barat//
di-bagian lain Yanto mengatakan/ setelah mengetahui adanya kecelakaan dahsyat tersebut/ warga langsung memberikan pertolongan kepada korban/ dengan melakukan evakuasi ke-Puskesmas Besuki//
namun sial/ korban harus mengakhiri nafas terakhirnya/ setelah mendapatkan perawatan di ruang UGD//
Kawan// seperti dikonfirmasi terpisah Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Sugiman/ membenarkan adanya kecelakaan maut yang terjadi dijalan raya banyuglugur di-KM 148 arah Surabaya//
Menindak lanjuti penanganan kasus kecelakaan maut tersebut/ barang bukti sepeda motor milik korban/ kini sudah diamankan dipos polisi lalu lintas Banyuglugur/ untuk dijadikan bahan penyelidikan polisi//
Selain itu/ kasat menilai/ insiden kecelakaan maut itu/ akibat teledornya pengguna jalan itu sendiri (human error)// karena menurut beberapa keterangan saksi/ korban mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan//
Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Janjikan Pekerjaan,Oknum pekerja PLTU di-polisikan

KAWAN // diduga telah melakukan tindak penipuan hingga mencapai Rp 15 juta/ Oknum Pegawai PLTU yang diketahui bernama Sansuri warga Desa Kalimas Besuki/ Kecamatan Besuki// dilaporkan ke SPK Polres Situbondo oleh Haji Fadli S.Pd 53 tahun warga Sumber Pinang kecamatan Mlandingan// Sementara laporan Fadli yang diterima penyidik Polres Situbondo/ dirinya mengaku sudah tertipu oleh ulah Samsuri yang saat itu/ menawarkan jasa tenaga kerja kepada keluarga Fadli untuk bisa di-rekrut sebagai pekerja Mekanik di-PLTU Paiton//Untuk mempermulus memasukkan kerja di Mega Proyek PLTU/ Samsuri meminta keluarga Fadli untuk menyediakan uang sebesar Rp 15 Juta/ sebagai uang pelicin bagian administrasi//
Namun sayang uang sudah diserahkan pada bulan Juni tersebut/ hingga saat ini masih belum dikembalikan// sedangkan Arif yang di-janjikan pekerjaan hingga saat ini/ masih belum bekerja di proyek PLTU Paiton//
Menindak lanjuti aksi penipuan tersebut/ senin kemarin korban langsung melaporkannya ke-SPK Polres Situbondo//
Kawan// menurut Fadli kepada suara situbondo mengatakan/ dalam melakukan aksinya/ Samsuri menggunakan modus/ menjanjikan korbannya pekerjaan di PLTU Paiton// namun sebelum Arif di-rekrut sebagai tenaga mekanik di proyek PLTU/ pelaku mewajibkan persyaratan membayar biaya adminitrasi sebesar Rp 15 juta rupiah//
Bahkan untuk membuat yakin dirinya harus menyerahkan uang Rp 15 Juta/ dirinya sempat dipertemukan dengan orang yang mengaku sebagai supervisor PLTU// dan mengaku akan memberikan gaji sebesar Rp 10 juta untuk pekerja mekanik// sayangnya meski Fadli sudah menyetor uang kepada Samsuri/ namun Sampai saat ini mereka belum juga bekerja di-proyek PLTU Paiton//
KAWAN // sementara di-konfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Sunarto membenarkan/ adanya laporan penipuan yang menimpa Fadli 53 tahun warga desa Sumber Pinang kecamatan Malndingan/ yang diduga melibatkan Samsuri 43 tahun warga Desa Kalimas Kecamatan Besuki//
Menindak lanjuti atas laporan tersebut/ dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil saksi korban dan pelaku/ untuk dimintai keterangannya/ terkait aksi penipuan dengan modus meminta sejumlah uang sebagai uang administrasi diproyek PLTU Paiton//
Reky Ariyadi melaporkan//



Selengkapnya >>

7.06.2010

Pelaku pembunuhan didesa Kertosari dituntut seumur hidup

KAWAN // Sidang lanjutan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Sofyan Anshari alias Sofi warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus/siang kemarin kembali digelar di Pengadilan Negeri Situbondo//Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan Yang diketuai I Wayan Merta tersebut/ Jaksa Penuntut Umum Andi DJ Kanggoasa menuntut terdakwa Sofi dengan pasal berlapis// Dalam dakwaan primair terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana/ Sedangkan dakwaan subsidair sofi dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman seumur hidup//
Dalam pembacaan tuntutannya/jaksa menilai dari keterangan sejumlah saksi maupun keterangan terdakwa sendiri/aksi pembunuhan sadis tersebut sudah direncanakan sebelumnya//untuk itu menurut jaksa penuntut umum/ Ancaman hukuman seumur hidup tersebut memang pantas diberikan kepada terdakwa sofi//menaggapi tuntutan tersebut kuasa hukum terdakwa yakni Supriyono menilai JPU tuntutan yang diberikan kepada kliennya tidak sesuai sesuai dengan fakta, baik alat bukti maupun keterangan saksi//untuk itu dalam persidangan sebelumnya pihaknya akan mengajukan keberatan dalam persidangan berikutnya//
Pantauan suara situbondo menyebutkan/Sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Sofi kemarin berlangsung lancar/bahkan/dalam persidangan tersebut Sofi terlihat tidak banyak bicara usai persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut//
KAWAN // Sekedar mengingatkan/Pembunuhan yang dilakukan Sofi terhadap Suhalis, 38, terjadi pada bulan Maret lalu/ Aksi sadis ini dilatarbelakangi perasaan cemburu dan sakit hati Sofi karena mantan isterinya menikah dengan korban//bahkan/ Sofi menyabetkan celurit ke leher Suhalis saat sedang tidur dengan istrinya, Siani, 28 tahun//dan akibat kejadian tersebut Korban langsung tewas di tempat tidur dengan leher nyaris putus//usai melakukan aksinya/pelaku sempat melarikan diri/namun beberapa hari kemudian pelaku menyerahkan diri setelah pihak keluarganya berhasil membujuk pelaku//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

2 rumah guru SD Asembagus, ludes terbakar

KAWAN // Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Dusun Lebung, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus// Betapa tidak/ hanya sekitar 2 jam dua rumah yang terbuat dari kayu, milik B Maryama (51), serta rumah milik menantunya hangus terbakar// Bahkan/ akibat dilalap si jago merah dua rumah tersebut rata dengan tanah//Tidak hanya itu/ satu bangunan toko klontong berikut dapur semi permanent/ serta seluruh perabot rumah tangga maupun dua unit sepeda motor milik perempuan parohbaya yang diketahui berprofesi sebagai guru sekolah SD itu ludes terbakar//
Beruntung tidak terjadi korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat tersebut/ meski demikian kebakaran hebat mengakibatkan kerugian materi yang dialami janda beranak serta Andi (27), yang tak lain menantunya itu diperkirakan mencapai Rp. 90 juta// Sebab/ begitu insiden kebakaran itu terjadi seluruh pemilik rumah langsung berhamburan keluar rumahnya//
Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan/ peristiwa kebakaran hebat itu terjadi tatkala korban yang juga membuka usaha toko klontong berikut membuka usaha kios bensin itu sedang menuangkan bensin ke botol/ namun/saat menuangkan bensin ke botol yang dilakukan di dalam rumahnya itulah terjadi konsleting listrik//
Ironisnya/akibat kobaran api yang diduga terjadi akibat konsleting listrik itu langsung menyambar puluhan liter bensin yang ada didalam botol// Tidak hanya itu/kobaran api itu langsung menyambar seluruh bangunan rumah milik B Maryama yang terbuat dari kayu/ karena jarak antar rumah dengan menantunya berdempetan/sehingga bangunan rumah milik Andi juga dilalap api//
KAWAN // sementara itu Kasat Reskrim AKP Sunarto saat dikonfirmasi mengatakan/terkait dengan insiden tersebut pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut// namun/ menurut sejumlah saksi kebakaran itu terjadi diduga akibat terjadinya konsleting listrik//untuk itu hingga saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Sosialisasi bantuan penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan guru swasta

Kawan// terjawab sudah/ tuntutan untuk mendapatkan Insentif dari pemerintah kabupaten Situbondo/ khususnya yang di-ajukan ratusan tenaga pendidik dari lembaga pendidikan Diniyah dan guru Swasta Situbondo beberapa waktu lalu kepada pemkab Situbondo// tuntutan insentif guru diniyah tersebut/ akhirnya mendapatkan respon dari pihak Eksekutif// dimana dalam waktu dekat para pelaku Tenaga Pengajar pendidikan Diniyah dan guru Swasta di-kota santri Situbondo/ akan segera mendapatkan intensif yang sebelumnya di-ajukan kepada Pemkab dan di-setujui oleh DPRD Situbondo//
Terkait sosialisasi bantuan penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan guru Swasta di-Situbondo tahun 2010 ini/ senin siang kemarin sekitar pukul 10.00 wib/ ratusan guru Diniyah dan Guru Swasta di-lingkungan kantor Kemenrian agama Situbondo/ hadir untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta/ yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Situbondo Drs Suroso M.Pd//
Kawan// dalam kata sambutannya Drs Suroso M.Pd mengatakan/ Dengan bantuan insensif dari pemerintah kabupaten Situbondo ini/ diharapkan para guru Diniyah dan Guru Swasta tersebut/ untuk bisa meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik// peningkatan mutu pendidikan ini/ untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar para murid bisa berjalan cukup representative/ serta dapat memiliki mutu pendidikan yang bagus//Dibagian lain Suroso mengatakan/ penyerahan bantuan pendidikan ini/ harus di-salurkan kepada para guru secara tepat sasaran/ terlebih adanya pungutan liar/ yang nantinya akan merugikan para guru Diniyah dan Guru Swasta di-Situbondo//
Kawan// seperti di-konfirmasi terpisah Kepala Kemenag Situbondo Drs Rosyadi Badhar mengatakan// penyerahan bantuan kepada tenaga pendidik di-lembaga pendidikan Diniyah ini/ merupakan salah satu komitmen pemerintah kabupaten Situbondo/ yang harus di-dukung oleh para tenaga pendidik// untuk memperbaiki sistem menegeman pendidikan dimasing-masing sekolah/ sehingga kedepan mutu pendidikan dilembaga pendidikan di-kabupaten Situbondo lebih baik dan lebih ter-arah//
Dibagian lain Rosyadi Badhar mengatakan/ tujuan dan komitmen para guru Diniyah dan guru Swasta di-lingkungan Kemenag Situbondo/ harus disambut baik oleh semua Stake Holder Pendidikan di-Situbondo// karena selama ini para tenaga pendidik lembaga Diniyah/ sudah menunjukkan krestivitas dan inovasinya dalam menyampaikan materi pendidikannya kepada para siswa sekolah// upaya ini merupakan wujud dan komitmen para pelaku dunia pendidikan/ untuk terus mensukseskan program pendidikan/ yang menjadi prioritas pemerintah untuk memajukan nusa dan bangsa// Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Dinas koperasi dan UKM gelar khitanan massal

Kawan// setelah sukses meraih penghargaan sebagai daerah yang memiliki potensi Koperasi yang Berprestasi dan koperasi Award tingkat nasional tahun 2010// dinas Koperasi kabupaten Situbondo terus melakukan pembenahan dan pembinaan terhadap penguatan modal usaha melalui berbagai kegiatan// pertama melalui pembekalan usaha Mikro dan memperbanyak berdirinya Koperasi yang berbadan hukum//
Bahkan suksesi kabupaten Situbondo/ sebagai daerah yang memiliki potensi perkoperasian terbaik tingkat nasional itu/ tak lepas dari peran serta dan suksesnya Koperasi Raung Situbondo/ yang di-nilai sukses mengembangkan usaha perkoperasian tingkat kabupaten se-Indonesia//
Untuk memperingati hari Koperasi yang ke 63 tahun 2010/ dinas koperasi dan UKM Situbondo/ sejak awal Juli kemarin mengawalinya dengan berbagai kegiatan Bakti Sosial// yakni menyelenggarakan Khitanan massal terhadap 100 anak dari keluarga kurang mampu di-Situbondo//
Selian menyelenggarakan Khitanan Massal/ dalam menyambut HUT Koperasi ke 63/ dinas koperasi Situbondo juga merencanakan untuk menyelenggarakan jalan sehat dan pasar murah yang akan diselenggarakan tanggal 18 hingga 20 Juli mendatang//
Kawan// seperti di-ungkapkan Plt Sekdakab Situbondo Drs Faridhurrahman mengatakan// dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan Bakti Sosial tersebut/ tak lain untuk terus mempromosikan kegiatan perkoperasian kepada masyarakat Situbondo/ yang selama ini di-nilai usaha perkoperasian di-Situbondo/ mulai kurang banyak di-minati oleh masyarakat//
Dibagian lain Faridhurrahman mengatakan/ suksesnya usaha per-koperasian di-Situbondo selama kurun waktu 3 tahun ini// tak lepas dari peran serta masyarakat Situbondo/ yang memiliki semangat untuk tetap menggalakkan kegiatan perkoperasian yang selama ini mulai lesu dan mengalami kemunduran setelah masa transisi Orde Baru//
Selian itu/ dengan diraihnya penghargaan sebagai koperasi terbaik tingkat nasional tahun 2009 kemarin// setidaknya seluruh pengurus dan anggota koperasi Di kota santri Situbondo/ harus lebih berani tampil sebagai lembaga usaha keuangan Mikro/ untuk membantu dan memberikan pembinaan kepada masyarakat Situbondo/ yang sampai saat ini masih belum banyak memahami pentingnya koperasi untuk menunjang kegiatan perekonomian/ yang semua kegiatan permodalannya akan di-penuhi melalui perkooperasian yang mandiri//
Reky Ariyadi melaporkan//



Selengkapnya >>

Rumah karyawan RSU Situbondo dimaling

KAWAN // -Rumah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Eko Hadi Purnomo (40), disatroni maling. Akibat aksi pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang lebih itu berhasil membawa kabur sejumlah barang dagangan PNS yang nyambi membuka usaha konveksi tersebut//Barang konveksi milik PNS yang diketahui bertugas di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Masing-masing adalah, sebanyak 50 potong baju ham merk Benhill, sebanyak 40 potong busana muslim perempuan, serta 40 potong kerudung, berikut sebanyak 50 potong baju atasan perempuan, dengan total kerugian materi sebesar Rp. 13 juta//Kawanan maling itu menyatroni rumah pegawai RS milik Pemkab Situbondo sekitar pukul 02.00 dini hari pada saat korban baru datang kulakan sejumlah barang dagangan konveksinya di Surabaya//
Korban menuturkan, pihaknya baru mengetahui seluruh barang dagangannya dicuri kawana maling/setelah dirinya bermaksud untuk pergi ke kamar mandi sekitar pukul 04.30 pagi//bahkan dirinya mengaku terkejut ketika mengetahui pintu belakang rumahnya dalam kondisi terbuka/bahkan seluruh barang dagangannya yang ditempatkan di ruang tamu rumahnya itu diketahui sudah tidak tersisa lagis erta ruang tamunya diketahui dalam kondisi acak-acakan//
KAWAN // sementara itu Kasat Reskrim AKP Sunarto mengatakan pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari orang itu masuk ke rumah korban/ setelah sebelumnya pelaku mencongkel pintu bagian belakang rumah korban/kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan /bahkan pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Dituduh selingkuh,warga Kotakan lapor polisi

Kawan// aksi pencemaran nama baik terkait isu perselingkuhan/ yang dilakukan Ima 28 tahun warga dusun Cangkring desa Kotakan Kecamatan Situbondo/ terhadap Is Andani 28 tahun yang tak lain masih tercatat sebagai tetangga sendiri/ akhirnya berbuntut panjang// Dimana sabtu siang kemarin sekitar pukul 12.00 wib/ Korban yang didampingi keluarganya/ mendatangi satuan unit Sentra Pelayanan Kepolisian / untuk melaporkan aksi pencemaran nama baik tersebut// Selain melakukan aksi pencemaran nama baik/ korban juga dituduh sering usil terhadap orang lain// sehingga korban merasa tidak enak dan tidak nyaman terhadap masyarakat di-sekitar tempat tinggalnya//
Kawan// seperti di-ungkapkan Is Andani kepada penyidik polres Situbondo mengatakan/ saat itu dirinya di-tuduh telah berbuat cabul dengan Pria Idaman Lain/ yang di-sebutkan berinisal PC 56 tahun warga desa Cermee Bondowos/ ketika dirinya sedang membantu masak di-rumah Halimah/ yang tak jauh dari rumah Ima//
Bahkan dirinya sudah di-kabarkan kepada warga dusun Cangkring/ dengan tuduh berpangku dengan PC/ yang saat itu/ sedang bertamu dirumah Halimah//
Tak terima di-tuduh berselingkuh dengan orang lain/ Is Andani memutuskan untuk melaporkan kepada pihak kepolisian/ karena dirinya menilai Ima sudah melakukan tindak aksi pencemaran nama baik// upaya ini dilakukan untuk mengembalikan citra nama baik korban/ yang sudah tercemar dengan tuduhan perselingkuhan tersebut//
Selain itu Is Andani mengatakan/ Ima dengan sengaja sudah melakukan fitnah yang tidak beralasan/ sehingga selama ini/ mengakibatkan kurangnya kepercayaan atau terasingkannya korban ditengah kerukunan masyarakat//
Untuk itu/ menyikapi persolaan yang serius tersebut/ korban meminta kepada pihak kepolisian polres Situbondo/ untuk segera menyelesaikan kasus tersebut/ sesuai dengan hukum yang berlaku// Dengan harapan/ reputasi dan citra nama baik dirinya ditengah masyarakat kembali mendapatkan respon/ dan tidak dinilai memiliki prilaku buruk yang selama ini dituduhkan terhadap dirinya//
Kawan// dikonfirmasi terpisah kasat reskrim polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan/ pihaknya membenarkan adanya laporan aksi pencemaran nama baik/ yang dilakukan Ima 28 tahun warga Desa Kotakan kecamatan Situbondo/ terhadap Is Andani 28 tahun yang tak lain masih tercatat sebagai tetangga dekat pelaku//
Pada bagian lain Sunarto mengatakan/ menindak lanjuti aksi pencemaran nama baik tersebut/ kini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif/ pelaku terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun kerana melangggar pasal 310 KUHP// Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

7.05.2010

Situbondo memegang Rekor MURI, Acceptor baru Vasektomi

KAWAN // Program Vasektomi atau KB pria di Situbondo mendapat penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI)// Bahkan/ MURI mengaku baru kali ini menyerahkan piagam tersebut/ yakni rekor pelaksanan operasi vasektomi atau KB pria dengan jumlah aseptor hingga mencapai 311 orang//Penyerahan Piagam MURI tersebut dilakukan di Kantor Pemkab Situbondo/dengan demikian Situbondo dalam catatan MURI sebagai Kabupaten tersukses dalam melaksakan program KB pria //Menurut Saifullah kepala dinas KB BKKBN Situbondo, pemberian rekor Muri untuk program Vasektomi ini diserahkan langsung oleh MURI Pusat//
bahkan/Kabupaten Situbondo tercatat sebagai satu-satunya Kabupaten yang sukses melaksanakan program vasektomi dengan aceptor baru terbanyak//
Adapun Jumlah aseptor baru yang mengikuti program vasektomi mencapai 311 orang/jumlah tersebut melebihi target MURI yang hanya mentargetkan sebanyak 250 orang// Sedangkan pelaksanaan operasi vasektokmi itu sendiri dilakukan selama dua hari// namun/ untuk memudahkan melayani aseptor baru maka pihak BKKBN menempatkan lokasi di 4 titik/ yakni diKecamatan Banyuputih, Kapongan, serta Kecamatan Situbondo dan Besuki//
Dengan demikian menurut saiful/ banyaknya masyarakat yang mengikuti program KB pria/hal tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi/ untuk memulai menata kehidupan keluraga berencana yang berkualitas// sebab/sebagian besar dari mereka yang mengikuti KB pria sudah memiliki 2 hingga 3 orang anak/bahkan mereka seluruhnya berasal dari keluarga kurang mamu//
Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Pemerintah gerojok bantuan kompor Gas di 12 kecamatan

Kawan// meski sempat tertunda 6 bulan/ terkait pendistribusian bantuan kompor gas Elpiji di-Situbondo// akhirnya sejak awal bulan Juli kemarin/ PT Pertamina melalui beberapa konsultan/ mulai mendistribusikan bantuan kompor Elpiji 3 Kilogram kepada warga di 12 kecamatan// masing-masing warga yang berdomisili diwilayah barat Situbondo/ meliputi kecamatan Bungatan/ Mlandingan/ Suboh/ Sumber Malang/ Jatibanteng/ Besuki/ serta kecamatan Banyuglugur// sedangkan untuk wilayah timur/ pemerintah juga mendistribusikan bantuan Kompor Gas Elpiji kepada warga di-kecamatan Kapongan/ Kendit/ Arjasa/ Jangkar/ Asembagus serta kecamatan Banyuputih//
Untuk memudahkan pendistribusian bantuan kompor Elpiji kepada warga/ PT Pertamina mempercayakan kepada dua lembaga konsultan/ masing-masing Universitas UPN Surabaya/ serta PT Inter Media//
Kawan// seperti di-ungkapkan Kabag Ekonomi Pemkab Situbondo Drs Prayogo mengatakan/ pendistribusian bantuan kompor gas Elpiji 3 Kilogram tersebut/ harus selesai tanggal 12 Juli mendatang//
Mengingat rencana pencabutan Subsidi pembelian Minyak tanah di-kabupaten Situbondo akan di-berlakukan sejak tanggal 13 Juli//
Selain akan mencabut Subsidi harga jual minyak tanah/ PT Pertamina akan mengurangi stok pendistribusian minyak tanah hingga mencapai 20 persen dari total kebutuhan mitan di-Situbondo selama ini//
di-bagian lain Prayogo mengatakan// dalam penyerahan bantuan kompor Gas Elpiji tersebut/ warga yang sudah tercatat sebagai penerima bantuan Kompor/ tidak akan dipungut biaya sepersen-pun//
bahkan dalam mekanisme penyerahan bantuan ini/ pihak konsultan sudah menganggarkan biaya transportasi hingga ke-rumah penduduk//
namun sebagai per-syaratan mendapatkan bantuan kompor gas Elpiji gratis/ warga wajib menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga//


Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Oknum Kepala Desa dilaporkan ke-polisi di-duga terlibat penipuan

Kawan// inilah jadinya jika transaksi sewa menyewa lahan pertanian yang tidak dikuatkan dengan bukti sah seperti kuitansi maupun surat perjanjian lainnya// gara-gara menggadaikan lahan bukan miliknya/ MK 41 Oknum Kepala Desa Semiring kecamatan Mangaran/ siang kemarin sekitar pukul 11.00 wib/ dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian ( SPK ) polres Situbondo/ oleh Hj Rahmatil Hikmah 35 tahun warga jalan Sucipto kelurahan Dawuhan Situbondo/ yang tak lain adalah pihak penyewa lahan seluas 450 meter persegi didesa Trebungan kecamatan Mangaran//
Kawan// menurut pengakuan Rahmatil Hikmah dihadapan penyidik polres Situbondo/ pada tanggal 22 Juli 2008 lalu/ atas kesepakatan kedua belah pihak/ MK menyewakan lahan pertanian kepada korban/ dengan kesepakatan harga sewa sebesar Rp 30 juta rupiah selama 3 tahun// Namun setelah lahan tersebut di-garap pelaku selama 2 tahun/ tiba-tiba korban di-datangi sejumlah orang/ yang mengaku pemilik lahan yang selama ini di-garap oleh keluarga korban//
Mengetahui tanah sewanya akan di-garap orang lain/ korban berusaha meminta keterangan kepada MK di-desa Semiring dengan tujuan untuk menyelesaikan aksi penyerobotan tersebut// namun sejuah ini usaha korban sia-sia/ mengingat setiap korban datang ke-rumah MK/ belum pernah di-temuai secara baik-baik// Dengan demikian/ melihat tabiat buruk yang dilakukan MK/ Rahmatil Hikmah terpaksa melaporkannya ke-mapolres Situbondo/ dengan tuduhan menyewakan tanah milik orang lain/ akibat aksi penipuan itu/ korban mengalami kerugian 50 jt//
Kawan// sementara dikonfirmasi terpisah kasat reskrim polres Situbondo AKP Sunarto membenarkan/ adanya laporan aksi penipuan yang melibatkan oknum kepada desa Semiring/ dengan modus menyewakan lahan milik orang lain kepada Rahmatil Hikmah warga kelurahan Dawuhan Situbondo//
Menindak lanjuti laporan tersebut/ pihaknya saat ini/ terus mengumpulkan bukti dan meminta sejumlah keterangan dari saksi//
Hingga berita ini di-tulis/ MK belum bisa dikonfirmasi / meski sudah berusaha mendatangi rumah dan kantor pemerintah desa Semiring// Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Dipukul WIL suami, korban lapor polisi

KAWAN // Sudah jatuh terimpa tangga, mungkin pepatah itu yang dialami Minari alias B Astida warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji//Pasalnya/ibu dengan satu anak ini rumah tangganya tengah mengalami masalah// bahkan wanita berusia 48 tahun ini juga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh wanita idaman lain suaminya sendiri//
Tak terima dirinya menjadi korban penganiayaan tersebut/ akhirnya siang kemarin Minari mendatangi sentra pelayanan kepolisian atau (SPK) Polres Situbondo//dalam laporannya/minari melaporkan Bu Jaja (40),warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo//
Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan/aksi penganiayaan ini bermula saat korban mendatangi rumah Bu Jaja di rumahnya dengan maksud untuk menjemput suaminya karena sudah dua hari tidak pulang//bahkan/ minari mendapat kabar bahwa suaminya disebut-disebut sudah menikah dengan bu jaja//mengetahui kondisi tersebut
Korban sempat emosi karena suaminya Kamiyono (50) tahun tidak mau saat diajak pulang// Bahkan/ korban sempat memukul suaminya karena menolak diajak pulang dari rumah WIL-nya tersebut/
saat itulah terjadi cekcok antara korban dan terlapor hingga terjadi insiden pemukulan/yang mengakibatkan pipi kiri korban lebam setelah di pukul oleh WIL suaminya//merasa menjadi korban pemukulan/saat itu juga korban melaporkan aksi tersebut kepolisi//kasat reskrim AKP.Sunarto saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan adanya laporan tersebut//dan atas laporan korban/dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangannya//

demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Tipu tetangganya, juragan sapi dipolisikan

KAWAN // karena Melakukan penipuan terhadap tetangganya/dengan modus untuk modal bisnis sapi yang ditekuninya/ salah seorang juragan sapi bernama Sutomo warga Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, dilaporkan oleh korbannya yakni H Zainal Arifin (70) ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo//Dalam laporannya kepada penyidik SPK Polres Situbondo, pria 39 tahun ini mengaku telah tertipu dengan ulah terlapor, dengan nominal kerugian sebesar Rp. 25 juta//
menurut sutomo /Pada tanggal 21 Maret 2009 lalu/terlapor datang ke rumahnya untuk meminjam uang/ dengan alasan untuk digunakan sebagai modal bisnisnya/dan setelah melakukan pembicaraan/akhirnya korban menyerahkan 2 ekor sapi jenis limusin, serta dua unit sepeda motor, dengan total sebesar Rp. 25 juta//dan atas kesepakatan tersebut terlapor berjanji akan mengembalikan sejumlah uang pinjaman itu pada April 2010/ namun/ janji untuk mengambalikan hanya merupakan isapan jempol belaka/
Terbukti, hingga batas waktu yang telah ditentukan terlapor tidak pernah mengembalikan sejumlah uang pinjamannya// Bahkan/ saat didatangi dirumahnya terlapor terkesan menghindar//terkesan tidak ada itikad baik itulah dirinya terpaksa melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut kema Polres Situbondo//
KAWAN // sementara itu Kapolres Situbondo AKBP Imam Thobroni melalui Kasat Reskrim AKP Sunarto mengatakan/ berdasarkan laporan H Zainal Arifin, terlapor dijerat dengan pasal 378 Jo 372 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 5 tahun//untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil terlapor, serta sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

7.03.2010

Terdakwa pencabulan divonis 9 tahun penjara

KAWAN // Terdakwa pencabulan terhadap anak tirinya sendiri, Ramli warga Desa Jetis, Kecamatan Besuki, divonis selama sembilan tahun penjara dan denda uang sebesar Rp 60 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Situbondo// Pria 54 tahun yang pantas disebut kakek ini didakwa, karena tega mencabuli SH (14) anak tirinya sendiri// Bahkan akibat perbuatan bejatnya tersebut, anak tirinya itu hamil selama dua bulan//
Putusan hakim ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa, Ramli dengan tuntutan selama 10 tahun penjara//Dalam putusannya Majelis Hakim Panji Santoso SH menyatakan, terdakwa terbukti bersalah sesuai pasal 81 ayat 1 Undang Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak//
Yang memberatkan dalam putusan tersebut/ karena perbuatan terdakwa tidak pantas dilakukan terhadap anak tirinya yang seharusnya dilindungi/ Selain itu/ akibat perbuatan terdakwa/ korban mengalami trauma dan rusak masa depannya serta menyebabkan putus sekolah//
Dalam persidangan tersebut terungkap/pelaku mengaku telah empat kali melakukan hubungan layaknya suami istri bersama SH (14) yang tak lain anak tirinya itu// Perbuatan bejat ini pertama kali dilakuakan pada bulan Desembes 2009 sekitar pukul 04.30 pagi dan Januari 2010 pada saat istrinya sedang pergi bekerja di sawah//
KAWAN // Menaggapi vonis tersebut Ramli mengaku keberatan dan pasrah dengan putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim //sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Hariyani menyatakan tidak akan melakukan upaya banding//

Demikian sofyan fenza melaporkan



Selengkapnya >>

Penyidik Polsek Jati Banteng jalani sidang disiplin

KAWAN //sidang komisi disiplin yang digelar polres situbondo kali ini menghadirkan Penyidik reskrim Polsek Jati Banteng yakni Aiptu AD yang diadili karena melakukan rekayasa perkara kasus illegal logging yang ditanganinya// Sidang komisi disiplin yang digelar di aula lantai 2 mapolres situbondo itu dipimpinan oleh Waka Polres Situbondo Kompol Heru Prasetyo/ Kabag bina Mitra Kompol Rahman Taufik/ dan kasat intel AKP Edi Wahyudi//sedangkan yang bertindak sebagai penuntut yakni kanit Provost Ipda Hasanuddin// dampingi perwira pendamping yakni kapolsek Panarukan AKP Supadi terperiksa Aiptu AD cukup serius mengikuti jalnnya sidang//
Diawali dengan keterangan dua orang saksi, diantaranya AKP Suharyono dan kanit rerskrim Aiptu Ngatari yang pada saat itu sebagai kapolsek Jati Banteng dan Aiptu Ngatari sebagai kanit reskrim polsek Jati Banteng/keduanya memberikan keterangan seputar kasus yang ditangani//
Dalam keterangan saksi terungkap,Aiptu AD telah melakukan pelanggaran disiplin Polri, karena melakukan rekayasa perkara/yakni Seolah-olah melakukan penyitaan barang bukti truk pengangkut illegal logging milik tersangka dengan meminta surat penetapan dari pengadilan//Padahal/ barang bukti penyitaan itu telah digunakan untuk kepntingan lain atau dipinjam pakai/ sehinga pada saat kasus tersebut dinyatakan lengkap atau (P.21), ternyata barang bukti tidak bisa dihadirkan dipengadilan//
Dan Atas perbuatannya/pimpinan sidang menyatakan Aiptu AD terbukti bersalah melanggar disiplin polri/untuk itu Aiptu AD mendapat sangsi yakni ditunda kepangkatanya satu tahun, serta menjalani proses penahanan selama 5 hari//
KAWAN // Waka Polres Situbondo Kompol Heru Prasetyo saat dikonfirmasi mengatakan/hukuman terhadap aiptu AD lebih ringan dari penuntut/adapun yang menjadi dasar pertimbangan/ karena selama bertugas 30 tahun lebih/Aiptu AD memiliki prestasi dan baru kali pertama tersandung kasus//lebih lanjut heru mengungkapkan/sidang komisi disiplin itu merupakan komitmen polri untuk melakukan pembenahan//sebab /Selain penegak hokum/polisi pelindung dan pengayom masyarakat//untuk itu apa bila ada anggota melanggar disiplin pasti akan mendapat tindakan//
Demikian sofyan fenza melaporkan



Selengkapnya >>

Dituduh memiliki ilmu santet, 2 warga Dawuhan bentrok fisik

Kawan// aksi pencemaran nama baik terkait isu kepemilikan ilmu santet/ yang dilakukan Tulhusni 40 tahun warga desa Dawuhan kecamatan Suboh/ terhadap pak Her 52 tahun yang tak lain masih tercatat sebagai tetangga sendiri/ akhirnya berbuntut panjang// Dimana kamis siang kemarin sekitar pukul 12.00 wib/ Korban yang didampingi beberapa temannya/ mendatangi satuan unit Sentra Pelayanan Kepolisian polsek Suboh/ untuk melaporkan aksi pencemaran nama baik tersebut// Selain melakukan aksi pencemaran nama baik/ korban juga dituduh sering usil terhadap orang lain// sehingga korban merasa tidak enak dan tidak nyaman terhadap masyarakat di-sekitar tempat tinggalnya/ karena pak Her sering mencelakai orang lain//
Menindak lanjuti aksi pencemaran nama baik itu/ korban yang di-dampingi keluarganya/ dengan terpaksa melaporkan ulah Tulhusni kepada Polsek Suboh// hal ini dilakukan untuk mengembalikan citra nama baik korban/ yang sudah tercemar dengan tuduhan kepemilikan Ilmu santet tersebut//
Kawan// seperti diungkapkan pak Her kepada suara Situbondo mengatakan/ perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Tulhasinah terhadap dirinya/ dengan melakukan fitnah yang tidak beralasan itu// merupakan kesalahan yang cukup fatal/ sehingga mengakibatkan kurangnya kepercayaan atau terasingkannya korban ditengah kerukunan masyarakat//
Untuk itu/ menyikapi persolaan yang serius tersebut/ korban meminta kepada pihak kepolisian polsek Suboh untuk segera menyelesaikan kasus tersebut/ sesuai dengan hukum yang berlaku// Dengan harapan/ reputasi dan citra nama baik dirinya ditengah masyarakat kembali mendapatkan respon/ dan tidak dinilai memiliki prilaku buruk yang selama ini dituduhkan terhadap dirinya//
Namun sayang/ hingga berita ini di-tulis/ penanganan kasus pencamaran nama baik yang melibatkan keluarga Pak Her/ terpaksa dilanjutkan ke-polres Situbondo// mengingat selain menyebarkan fitnah/ Tulhusni juga di-laporkan atas tuduhan pemukulan terhadap Buk Her//
Kawan// dikonfirmasi terpisah kapolsek Kapongan AKP Sunarto mengatakan/ pihaknya membenarkan adanya laporan aksi pencemaran nama baik/ yang dilakukan Tulhusni 40 tahun warga Desa Dawuhan kecamatan Suboh/ terhadap pak Her 52 tahun yang tak lain masih tercatat sebagai tetangga dekat pelaku//
Pada bagian lain Sunarto mengatakan/ menindak lanjuti aksi pencemaran nama baik tersebut/ kini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif/ pelaku terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun kerana melangggar pasal 310 KUHP// Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Kepala desa Seliwung tertipu dukun pengganda uang

Kawan// sudah jatuh masih tertimpa tangga/ ungkapan pribahasa ini layak di-sandangkan kepada Suriwan 41 tahun warga Desa Seliwung kecamatan Panji//
Pasalnya Suriwan yang saat ini menjabat sebagai kepala desa Seliwung kecamatan Panji/ harus kehilangan uang tunai sebesar Rp 35 Juta/ setelah menjadi korban penipuan yang dilakukan Haji Imam Basri 42 tahun warga desa Sumber Kolak kecamatan Panarukan//Kawan// seperti di-ungkapkan Suwarna kepada suara situbondo mengatakan// aksi penipuan tersebut/ terjadi pertengahan bulan Pebruari kemarin/ saat itu korban berkenalan dengan Haji Imam/ ketika sama-sama mendekam di-sel Rumah Tahanan Situbondo// Saat itu/ korban meminta tolong kepada pelaku/ untuk mencarikan jalan mendapatkan uang untuk kebutuhan keluarganya/ dengan cara memperbanyak uang menggunakan ilmu melalui jasa dukun pengganda uang//
Namun sial/ untuk mendapatkan uang melalui jasa dukun pengganda uang tersebut/ berujung pada laporan korban terhadap pihak kepolisian resot Situbondo// dimana korban yang melalui Suwarna yang tak lain Istri korban/ dipaksa untuk menyerahkan uang tunai sebanyak 35 juta/ dengan harapan uang tersebut bisa bertambah menjadi 17 Milyard//
Sayang uang tunai sebesar Rp 35 juta rupiah/ yang sebelumnya di-serahkan kepada Haji Imam/ bukannya bertambah banyak menjadi uang tunai sebesar Rp 17 Milyard// namun uang tersebut/ dinyatakan lenyap di-bawa kabur makhluk halus//
Melihat tabiat buruk pelaku/ yang dengan sengaja hanya menipu dirinya// Suwarna yang sebelumnya mendapatkan perintah untuk menyerahkan uang tersebut kepada pelaku//
Kawan// di-konfirmasi terpisah Haji Imam mengatakan/ pihaknya sebenarnya sangat keberatan/ jika dirinya di-laporkan atas aksi penipuan dengan modus dukun yang bisa menggandakan uang palsu tersebut//
Bahkan sejauh ini/ pihaknya yang menjadi korban aksi penipuan yang dilakukan Suriwan// dimana saat itu/ ketika Suriwan dalam penjara/ menyetujui pinjaman uang tunai sebesar Rp 60 Juta Rupiah/ yang semuanya dibuktikan dengan kuitansi bermaterai 6000 dan ditanda tangani oleh Suriwan//
Sementara uang yang dipinjam suriwan tersebut/ hingga saat ini belum pernah diganti/ meski dalam perjanjian uang pinjamannya akan di-ganti pada akhir bulan Pebruari kemarin//
Selain itu/ untuk menguatkan delik tuduhan atas laporan dukun palsu pengganda uang tersebut/ Haji Imam juga menunjukkan bukti kuitansi yang di-dalamnya tertera perjanjian pinjaman uang dari dirinya/ yang sebelumnya di-terima oleh pelaku//
Namun sejauh ini/ pihaknya akan menjalani pemeriksaan polisi//
Hingga berita ini diturunkan/ suara situbondo belum bisa meminta konfirmasi kasat reskrim polres Situbondo/ belum sedang tugas di-lapangan//


Selengkapnya >>

Ditinggal nyabit rumput sepeda motor hilang di-bawa kabur pencuri

Kawan// hingga pertengahan tahun 2010 ini/ aksi pencurian motor ( Ranmor ) diwilayah hukum polres Situbondo/ makin meningkat tajam//Bahkan insiden pencurian ranmor yang terjadi kamis malam kemarin/ menjadikan perhatian serius kepada jajaran kepolisian resot Situbondo// dimana kawanan pelaku ranmor berhasil menggasak sepeda motor milik Mursidi 75 tahun warga Kelurahan Ardirejo kecamatan Panji// Aksi pencurian sepeda motor ini dialami Mursidi tersebut/ terjadi di-saat korban sedang mencari rumput di-sekitar arel persawahan desa Tenggir kecamatan Panji// dimana sepeda motor kesayangannya merek Honda yang bernopol P 4218 EM/ hilang di-bawa kabur kawanan pencuri//
Akibat aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut/ korban mengalami kerugian mencapai Rp 14,2 juta rupiah//
Kawan//Seperti pengakuan Mursidi kepada suara situbondo/ aksi pencurian sepeda motor tersebut/ baru di-ketahui ketika dirinya hendak pulang/ setelah menyelesaikan mencari rumput di-sekitar persawahan desa Tenggir kecamatan Panji//
Karuan saja/ setelah mengetahui sepeda motornya lenyap/ meski sebelumnya sudah dalam posisi terkunci setir// korban yang dibantu beberapa warga memutuskan untuk memeriksa sepedanya ditempat lain//
Namun sayang usaha tersebut/ tidak membuahkan hasil/ dan saat itu juga korban memutuskan untuk melaporkannya ke-mapolres Situbondo/ terakit aksi pencurian sepeda motor tersebut//
selain berhasil membawa kabur sepada motor/ kawanan pencuri juga membawa kabur milik korban Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) sepeda motor/ yang di-simpan dibawah jok sepeda motornya//
kawan// dikonfirmasi terpisah kasat reskrim AKP Sunarto membenarkan/ terjadinya insiden pencurian sepeda motor/ milik Mursidi 75 tahun warga Kelurahan Ardirejo kecamatan Panji//
menindak lanjuti dua insiden aksi pencurian itu/ kini pihaknya sudah menerjunkan sejumlah personil tim resmob untuk memburu pelaku//
dibagian lain Sunarto mengatakan/ pihaknya menghimbau kepada masyarakat/ untuk lebih berhati-hati jika memarkir sepeda motor di-tempat umum// mengingat sejauh ini/ kawanan pelaku pencurian sepeda motor/ kerap menjalankan aksinya/ ketika korban lengah//


Selengkapnya >>

7.02.2010

Tak bayar iuran, raport ditahan pihak sekolah

KAWAN //adanya momentum kenaikan kelas dan tahun ajaran baru masih menjadi senjata bagi sejumlah sekolah untuk menekan siswa agar membayar sumbangan yang belum dilunasinya/bahkan Di SMAN 1 Situbondo, siswa yang belum melunasi iuran harus rela tidak menerima rapot//Tentu saja kebijakan sekolah tersebut menyulut kekecewaan dari sejumlah wali murid/ Apalagi, sumbangan yang dipungut dirasa cukup besar//Menurut salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan Terlalu banyak iuran yang diminta oleh pihak sekolah/ bahkan untuk kelas I, ada iuran komite insedintil sebesar Rp 1 juta// Sedangkan siswa yang akan naik ke kelas II dan kelas III masing-masing harus melunasi Rp 800 ribu dan Rp 500 ribu/ dan Itupun masih belum termasuk iuran komite rutin setiap bulannya sebesar Rp 75 ribu//jika tidak maka pihak sekolah akan menahan rapot yang akan dibagikan//
Iuran yang ditarik tersebut memang ada dasar hukumnya berupa surat keputusan Bupati Situbondo tertanggal 30 Desember 2009// Namun/keputusan itu hanya berlaku empat bulan/bahkan Dalam pelaksanaannya banyak poin yang dilanggar oleh pihak sekolah//
Yang paling ironis/ siswa-siswa yang akan masuk pada tahun ajaran baru mereka sudah diinstruksikan untuk menyiapkan dana OSIS yang besarnya hampir Rp 200 ribu// Jika tidak siswa terancam tidak mendapatkan kelas/Padahal menurut wali murid sumbangan tersebut masih belum ada dasar hukumnya//untuk itu jika nantinya penarikan tersebut benar-benar dilakukan/maka pungutan tersebut dianggap liar//
KAWAN // Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan SMAN 1 Situbondo, Anwar membantah adanya penahanan raport bagi siswa yang tidak membayar iuran/menurutnya jika ada raport siswa yang tidak dibagikan karena yang mengambil biasanya diwakilkan/Padahal pihak sekolah ingin bicara langsung dengan wali murid/untuk itu pihaknya menyatakan siap mendampingi siswa maupun wali murid yang raportnya mengaku ditahan//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Pelantikan Kasek diwarnai dugaan dipungli

KAWAN // Sedikitnya sebanyak 140 pejabat eselon IV, yakni Kepala SD, SMPN, SMKN dan Pengawas TK-SD siang kemarin dilantik oleh Wakil bupati Suroso di Aula Lantai 2 Pemkab Situbondo//hanya saja Mutasi yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan ini nampaknya memantik sejumlah protes dari sejumlah kalangan// pasalnya/ mutasi dilakukan menjelang berakhirnya masa jabatan wakil bupati Suroso yang hanya tersisa sekitar satu bulan//Tentu saja mutasi tersebut mengundang kecurigaan dari sejumlah pihak/diantaranya dari Forum Solidaritas Masyarakat Pendidikan (FSMP)//bahkan Sugiono Eksantoso selaku ketua FSMP mengaku kebanjiran pengaduan dari sejumlah kepala sekolah/bahwa mutasi tersebut sarat dengan dugaan keuntungan//Pasalnya/ sejumlah orang yang jabatannya dipromosikan tersebut ternyata tidak dimutasi begitu saja/sebab Untuk kepentingan pelantikan kepala SD saja mereka harus mengeluarkan uang hingga Rp 500 ribu setiap orangnya//
Kabar tersebut tampaknya bukan isapan jempol belaka/ Pasalnya menurut Sugiono/penarikan dana Rp 500 ribu tersebut dilakukan melalui masing-masing UPTD//untuk itu FSMP mengutuk adanya praktek pungli tersebut//bahkan pihaknya mendesak agar dana yang diambil dari kepala sekolah tersebut bisa dipertanggungjawabkan/dan Jika tidak, maka dana yang diambil dari masing masing UPTD itu harus dikembalikan//
Lebih lanjut sugiono mengungkapkan/untuk menjabat sebagai kepala sekolah/ para guru tidak mendapatkannya dengan mudah//bahkan Mereka harus melalui sejumlah rangkaian tes/ironisnya lagi menurut sugiono/pelaksanaan pelantikan kepala sekolah tersebut tidak didasarkan pada rangking hasil tes calon kepala sekolah/melainkan berdasarkan kedekatan dengan pejabat di lingkungan Dinas pendidikan//untuk itu pihaknya sangat menyayangkan mutasi tersebut/bahkan/dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan adanya pungli tersebut kepada bupati terpilih serta anggota DPRD //

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

49 anggota Polres Situbondo terima reward

KAWAN // Memperingati Hari Ulang Tahun Polri ke 64, jajaran Kepolisian Resort Situbondo memberikan reward (penghargaan) kepada 49 anggota berprestasi// Penghargaan tersebut berupa piagam hingga kenaikan pangkat//
Kapolres Situbondo AKBP Imam Tabroni, usai melakukan upacara HUT Polri ke 64 di mako Polres mengatakan/ pemberian reward merupakan salah satu upaya polri untuk memberi semangat dalam melaksanakan tugas dan pokok polri sebagai penegak hokum/ sekaligus pelindung dan pengayom masyarakat//untuk itu menurut kapolres Profesionalisme Polri terus dipacu/dan salah satunya dengan cara memberikan reward kepada anggota yang berprestasi//
Selain memberikan penghargaan/tentu saja pihak kepolisian juga memberikan sangsi atau punishment kepada anggota nakal serta melqanggar disiplin// Dari catatan paminal polres situbondo/tercatat sebanyak 12 anggota polres melakukan pelanggaran disiplin/bahkan dua anggota yang sudah melakukan sidang disiplin telah diberi sanksi hukuman//
Menurut kapolres/Pemberian sanksi merupakan salah satu upaya polri untuk terus berbenah diri seiring dengan reformasi di tubuh kepolisian/sehingga Polisi nakal atau yang tidak disiplin harus ditindak tegas//sebab keberadaan polisi di tengah masyarakat harus melakukan tugas dalam control dari masyarakat/tanpa partisipasi masyakat/Polisi tidak akan bisa maksimal dalam menjalankan tugasnya//
Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Waka Polres Gelar Sidang Komplin

Kawan// bersamaan dengan pelaksanaan Hari Ulang Tahun Polri yang Ke 64/ jajaran polres Situbondo terus melakukan pembenahan di-internal kepolisian/ termasuk menindak tegas terhadap oknum anggota polres Situbondo/ yang dinilai in-dispilioner dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat//
Terbukti sebelum merayakan HUT Polri ke 65 yang digelar setiap tanggal 1 Juli/ jajaran polres Situbondo menggelar sidang kode etik terhadap 2 Anggota jajaran Polres Situbondo/ yang melanggar kode etik/ masing-masing diketahui berinisial Bripka NN dan Brikpa AS//
Dalam sidang kode etik yang di-pimpin Waka Polres Situbondo Kompol Heru Prasetyo/ Bripka NN di-duga dengan sengaja melakukan pemukulan terhadap Warga Sipil/ khususnya disaat menjalankan tugas sebagai Pengaman angkutan Kereta Api milik PT KAI DAOP IX Jember// bahkan dalam persidangan kode etik tersebut/ Bripka NN di-nilai bersalah dan di-vonis menjalani hukuman kurungan 7 Hari//
Sedangkan Bripka AS yang selama ini bertugas di-jajaran polsek Jati Banteng/ menjani sidang kode etik/ karena lalai dalam menjalan tugasnya sebagai penyidik/ khususnya terkait penanganan kasus Ilegal Logging//
kawan// seperti di-ungkapkan Waka Polres Situbondo Kompol Heru Prassetyo mengatakan// pihaknya akan menindak tegas setiap anggota polres Situbondo/ yang selama ini lalai menjalankan tugas serta akan menindak tegas terhadap anggota polres Situbondo/ yang melakukan sikap In-disiplioner//
semua tindakan tegas ini/ di-harapkan bisa membawa perubahan terhadap kinerja dari semua anggota polri di-jajaran polres Situbondo/ untuk lebih meningkatkan Profesionalisme Polri/ sebagai Pengaman/ Pengayom dan Pelindung masyarakat//
dibagian lain Heru Prasetyo mengatakan// gelar sidang kode etik terhadap 2 anggota polres Situbondo/ merupakan langkah tegas pimpinan polres Situbondo/ dalam memperbaiki kinerja polisi/ yang selama ini banyak tantangan menghadapi berbagai persoalan di-tubuh Polri//
namun sejauh ini/ pihaknya yakin/ dengan adanya kontrol dari masyarakat peran serta dalam menjalankan tugas sebagai pengayom/ pelindung dan pengaman masyarakat// pihaknya sangat yakin/ bahwa kedepan/ polri akan lebih mudah diterima masyarakat dengan baik//
Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

Polres Situbondo pasang ribuan rambu lalu lintas

Kawan// banyaknya insiden kecelakaan maut yang kerap terjadi diwilayah hukum polres Situbondo/ akhirnya ditanggapi serius satuan polisi lalu lintas Resot Situbondo// dimana menjelang HUT Polri / rabu kemarin jajaran polres Situbondo dari kesatuan Lalu Lintas/ kembali memasang ratusan pamflet dan baliho disepanjang jalur Pantura Situbondo//Selain memasang baliho/ spanduk dan pamflet yang menyuarakan warning kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dijalan raya/ serta diserukan untuk menggunakan alat kemanan berkendara seperti helm/ dan sabuk pengaman bagi pengguna kendaraan roda dua dan mobil//
Selain itu/ satuan polisi lalu lintas polres Situbondo mulai memasang ribuan tanda pengaman jalan mata kucing/ yang dipasang disepanjang jalur pantura/ khususnya pembatas dan pengaman jalan//
Sementara pemasangan ribuan tanda pengaman mata kucing tersebut/ berfungsi sebagai tanda rambu – rambu lalu lintas/ yang mengisyaratkan kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih memperhatikan kawasan jalur pantura yang terkenal sangat rawan terjadinya insiden kecelakaan//
Kawan// seperti di-ungkapkan Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Sapto Siswahyudi membenarkan/ adanya pemasangan baliho/ pamflet/ spanduk dan ribuan tanda pengamanan jalan raya yang menggunakan Scotlet yang dipasang diseluruh pembatas jembatan di-sepanjang jalan raya jalur Pantura Situbondo//
Pemasangan semua alat pengamanan tersebut/ untuk menekan terjadinya angka kecelakaan di-Situbondo/ yang jumlahnya makin meningkat tajam//
Pada bagian lain Sapto mengatakan/ pihaknya menghimbau kepada masyarakat/ setidaknya setiap pengendara harus selalu mematuhi aturan lalu lintas dan lebih waspada/ ketika memasuki daerah yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas/ terlebih dikawasan jalan raya banyuglugur dan jalan raya hutan baluran/ yang kondisi jalannya banyak terdapat tikungan tajam dan tanjakan//
Bahkan hingga saat ini/ Jalur Pantura Situbondo yang dikenal Red Area ( Jalur berbahaya ) sedikitnya sudah menelan 12 korban jiwa meningal dunia akibat kecelakaan diwilayah hukum polres Situbondo/ selama kurun waktu enam bulan terakhir ini//
Reky Ariyadi melaporkan///



Selengkapnya >>

Karyawan bengkel mengalami kecelakaan kerja

Kawan// meski pemerintah melalui dinas tenaga kerja sudah menerapkan standart pengamanan kerja/ yang sebelumnya sudah sering disosialisasikan kepada semua perusahaan di-Situbondo/ untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja pada setiap pekerja atau buruh// Namun sejauh ini/ faktor untuk menekan terjadinya kecelakaan kerja/ dengan melengkapi sarana alat pengaman kerja tersebut/ setidaknya masih belum diterapkan sesuai aturan dan ketentuan pemerintah/ Akibatnya bila terjadi kecelakaan kerja/ korbannya akan berakibat fatal//
Salah satu insiden terjadinya kecelakaan kerja akibat lalai dalam penggunaan alat pengaman kerja/ kembali terjadi diwilayah kabupaten Situbondo/ dimana rabu kemarin siang sekitar pukul 10.00 wib/ warga Jalan Cerme Desa Juglangan dihebohkan dengan adanya insiden kecelakaan yang dialami Yanto 27 tahun pemilik bengkel Putra Sejati//
Dimana Yanto yang tercatat sebagai karyawan bengkel las Putra Sejati tersebut/ mengalami kecelakaan kerja terkena letusan selang las karbit//
Sementara kecelakaan kerja tersebut/ terjadi didalam bengkel milik Yanto tempat kerjanya selama ini// saat itu korban sedang berupaya membungkus selang las yang bocor terkena benda tajam/ namun sial sebelum korban berhasil membungkus selang las karbit tersebut/ tiba-tiba dari arah belakang badannya/ perpicakan api langsung membakar bagian tangan kirinya//
Beruntung insiden kecelakaan itu/ nyawa korban bisa terselamatkan/ setelah dua temannya berhasil menolong korban/ meski dengan menggunakan alat seadanya//
Kawan// menurut pengakuan Ynato kepada suara situbondo mengatakan/ kecelakaan kerja tersebut/ berawal ketika korban sedang asik membakar besi dengan bantuan las karbit// Namun sial/ ketika korban hendak akan menambah tekanan udara dari power/ tiba-tiba selang las karbitnya tersangkut pada benda tajam/ sehingga mengakibatkan adanya kebocoran pada selang las tersebut/ serta berakibat pada kebakaran// Tak ayal/ akibat kecelakaan kerja itu/ tangan kiri korban mengalami luka bakar yang cukup serius//
Pada bagian lain Yanto mengatakan/ beruntung disaat korban mengalami kecelakaan itu/ kedua teman kerjanya langsung memberikan pertolongan/ sehingga dirinya bisa diselamatkan/ dan akhirnya dievakuasi ke-Rumah Sakit Umum Daerah Situbondo/ untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif// Selain itu/ korban mengakui bahwa pada saat membakar besi/ tidak menggunakan alat pengaman/ sehingga berakibat fatal pada dirinya ketika mengalami kecelakaan kerja tersebut// Reky Ariyadi melaporkan//

Selengkapnya >>

7.01.2010

32 raperda masuk ke DPRD Situbondo, prioritaskan bahas Perda Retribusi

KAWAN // Sebanyak 32 draf peraturan daerah akan masuk ke meja DPRD Situbondo tahun ini/Meski demikian/lembaga legislatif itu akan memprioritaskan penyelesaian perda yang mengatur pajak dan retribusi//Pernyataan tersebut kemarin disampaikanoleh Ketua DPRD Situbondo, Zainiye// menurutnya Sebelum 2010, pembahasan raperda pajak dan retribusi itu harus sudah selesai//Selain memang ada aturan yang mendasari agar pembahasan raperda tentang retribusi daerah harus selesai sebelum akhir 2010/ instruksi itu juga cukup logis/ Sebab/penetapan perda retribusi itu juga berkaitan erat dengan pembahasan APBD 2011//
Diantara draf perda yang akan dibahas adalah retribusi parkir khusus/ Parkir di tepi jalan umum/ pemakaian kekayaan daerah/ pelayanan pasar/ izin mendirikan bangunan dan retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan// Selain itu/ retribusi izin gangguan/ izin pengelolaan usaha pertambangan fan izin pengelolaan air bawah tanah//
Zainiye mengungkapkan/selama 2010, DPRD Situbondo memiliki lima jatah pembahasan raperda// Dua jatah sudah digunakan untuk pembahasan penghitungan perubahan APBD dan APBD// Sedangkan tiga sisanya akan digunakan untuk membahas revisi dan kajian perda retibusi daerah// Ini sekaligus sebagai dasar penetapan target PAD 2011//Selain itu/tiga jatah sisa pembahasan perda akan digunakan untuk membahas perda inisiatif DPRD maupun sejumlah perda yang dinilai tidak efektif karena penerapannya mandul//
Tiga perda inisiatif tersebut Yakni raperda pendidikan dan Pasrtisipasi masyarakat// Perda pendidikan di dalamnya diantaranya mengatur layanan pendidikan antara lembaga pendidikan swasta dan negeri yang cukup senjang/termasuk biaya yang dikeluarkan.//
Sedangkan raperda Partisipasi masyarakat akan membahas bagaimana peningkatan aspirasi masyarakat mulai dari perencanaan/ pelaksanaan/ pengawasan dan evaluasi pembangunan agar bisa meningkat//dan Untuk kepentingan pembahasan sejumlah raperda tersebut/DPRD Situbondo sudah menyusun program legislasi daerah//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Tim pasangan “Daulat” gelar khitanan massal

KAWAN // Sebagai bentuk dan wujud kepedulian terhadap warga miskin di Kabupaten Situbondo tim pasangan Dadang-Rahmad “Daulat” yang diusung oleh partai koalisi PKNU dan Partai Golkar /siang kemarin menggelar khitanan missal//dalam acara tersebut/Puluhan anak yang berusia antara 7 hingga 10 tahun yang dikhitan secara gratis oleh tim pasangan Cabup-Cawabup “Daulat”// Bahkan/ H Dadang Wigiarto SH sebagai Cabup terpilih/memantau secara langsung kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan//
selain dikhitan secara gratis/sebanyak 60 anak juga mendapat paket gratis berupa sarung dan baju takwa berikut kopya//menurut tim advokasi pasangan Daulat supriono mengatakan/kegiatan khitanan massal gratis ini sebagai bentuk syukur atas kemenangan pasangan “Daulat” dalam Pemilukada Situbondo yang dihelat pada 22 Juni lalu//untuk itu Menurut pria yang berprofesi sebagai pengacara ini meminta kepada bupati dan wabup terpilih/agar khitanan massal secara gratis ini sebagai program yang berkelanjutan/ Sebab menurutnya masih banyak warga miskin Situbondo yang tidak melakukan khitan hingga hampir lulus SD karena tidak memiliki biaya//
lebi lanjut supriono mengatakan/Dalam melakukan khitanan massal secara gratis/tim pasangan “Daulat” bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo yang menerjunkan sebanyak 6 orang petugas medis dalam kegiatan khitanan missal tersebut//

demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Pembobol Kotak Amal babak belur dihajar massa

Kawan// sepanjang pertengahan tahun 2009 ini/ sedikitnya jajaran kepolisian sudah mencatat 3 penanganan kasus aksi pencurian dan pembobolan kotak amal milik Masjid diwilayah hokum polres Situbondo//Selian berhasil menggulung pelaku pembobol kotak amal/ Saleh 18 Tahun warga Tanjung Gegger desa Tanjung Pecinan kecamatan Mangaran// senin malam kemarin/ polsek Kapongan kembali berhasil meringkus pelaku pembobol kotak amal/ yang diketahui bernama Sofiyanto 21 tahun warga desa Sukorejo kecamatan Sumber Wringin Bondowoso//
Seperti pantauan suara situbondo dilapangan menyebutkan/ sebelum berhasil menikmati semua hasil kejahatannya/ korban babak belur dihajar oleh puluhan warga/ setelah memergoki pelaku/ sedang membuka paksa kotak amal yang terdapat di-Masjid Sirajul Fatah dusun Krajan Desa Landangan kecamatan Kapongan//
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya/ kini pelaku sudah mendekam di-mapolsek Kapongan//
Kawan// seperti pengakuan Sofiyanto kepada suara situbondo mengatakan/ sebelum merencanakan membawa kabur kotak amal milik masjid Sirojul Fatah desa Landangan/ dirinya sempat mengamen di-terminal Situbondo//
Namun karena pendapatannya hanya sedikit/ dirinya memutuskan untuk mengamen di-sekitar perumahan penduduk desa Landangan//
Karena melihat ada kesempatan untuk membawa kabur kotak amal yang terbuat dari kayu/ dirinya langsung menerobos masuk ke-dalam masjid/ dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau/ yang sebelumnya di-siapkan pelaku//
Sayang/ rencana untuk mengambil uang dari dalam kotak amal yang terdapat di-Masjid Sirojul Fatah/ dirinya ditangkap warga/ yang saat itu sedang melintas di-depan masjid//
Selain itu Sofiyanto mengatakan/ semua uang yang ada di-dalam kotak amal/ rencananya akan di-gunakan untuk membelo rokok dan miras//
Kawan// dikonfirmasi terpisah kapolsek Kapongan AKP Muhammad Subakri membenarkan/ penangkapan pelaku pembobol kotak amal masjid Sirojul Fatah desa Landangan kecamatan Kapongan//
Menindak lanjuti laporan itu/ kini polisi masih melakukan penyelidikan intensif/ dengan mengumpulkan bukti serta meminta keterangan kepada sejumlah saksi//
Reky Ariyadi melaporkan///


Selengkapnya >>

Gara-gara rebutan pengelolaan Lapangan Bola Volly dua tetangga bentrok

Kawan// hanya gara-gara permasalahan yang cukup sepele/ yakni rebutan pengelolaan lapangan bola Volley/ Makki Nuris 35 tahun warga dusun Pesisir Desa Landangan kecamatan Kapongan/ menjadi korban aksi pemukulan/ yang dilakukan oleh Wiryono 42 Desa Pesisir kecamatan Kapongan//Menindak lanjuti aksi pemukulan yang terjadi di-rumah korban Makki tersebut/ pada kamis siang kemarin sekitar pukul 11.30 wib/ korban dengan terpaksa melaporkannya ke-mapolsek Kapongan//
Lebih sialnya lagi/ akibat aksi pemukulan yang sebelumnya di-picu masalah rebutan Pengelolaan Lapangan Bola Volley/ korban mengalami luka serius dibagian punggung dan kedua lengannya/ setelah korban dihajar oleh Wiryono menggunakan Pipa besi//
Kawan// menurut pengakuan Makki Nuris kepada suara Situbondo diruang pemeriksaan Polsek Kapongan mengatakan/ aksi tindak kekerasan/ bermula dari salah paham/ antara dirinya dan pelaku// dimana pelaku yang sebelumnya merupakan salah seorang menejer bola volley Putra Landangan/ menolak untuk memindahkan lapangan Bola Volley/ yang selama ini menempati halaman rumah Ibu Rini//
Namun atas kesepakatan para pemaian dan pemilik lahan/ dengan terpaksa Makki Nuris/ yang dipercaya untuk menjadi menejer tim Volly Putra Landangan// siap untuk mencarikan lapangan baru/ yakni memanfaatkan halaman rumahnya untuk dijadikan markas tim Putra Landangan yang baru/ sebagai tempat latihan//
Namun upaya untuk memindahkan lapangan tersebut/ ditolak oleh Wiryono/ dengan alasan upaya memindahkan lapangan itu/ akan membutuhkan biaya yang cukup besar//
di-bagian lain Makki Nuris mengatakan/ dirinya tidak terima atas perlakukan kasar yang dilakukan Wiryono terhadap dirinya// namun dengan terpaksa dirinya menempuh jalur hukum/ atas peristiwa pemukulan tersebut//
Kawan// seperti dikonfirmasi kapolsek Kapongan AKP Muhammad Subakri membenarkan/ adanya laporan aksi pemukulan yang menimpa Makki Nuris 35 tahun warga desa Landangan kecamatan Kapongan/ setelah menjadi aksi pemukulan yang dilakukan Wiryono yang tak lain tetangganya sendiri//
Pada bagian lain Subakri mengatakan/ sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif/ dengan mengumpulkan bukti-bukti/ dan meminta keterangan dari sejumlah saksi//
tindak kekerasan yang dilakukan pelaku/ tergolong cukup berat karena dinilai sudah mengancam keselamatan jiwa orang lain//
pelaku terancam hukuman penjaran maksimal 5 tahun karena melanggar pasal 351 KUHP//
Reky Ariyadi melaporkan//



Selengkapnya >>

Pengendara sepada motor tewas di-hantam Kendaraan Bus Pariwisata

Kawan// meski jajaran kepolisian sudah banyak memasang rambu lalu lintas/ dan sering melakukan Sosialisasi Responsible Riding/ yang bertujuan untuk menekan dan mengurangi terjadinya angka kecelakaan diwilayah hukum polres Situbondo//
Namun upaya tersebut/ masih belum mampu menekan terjadinya kecelakaan maut di-Situbondo// terbukti rabu malam kemarin sekitar pukul 21.30 wib/ warga dusun Semekan desa Kilensari kecamatan Panarukan/ mendadak digemparkan dengan adanya kecelakaan hebat/ yang menimpa Yunitawati 40 tahun warga Rt 01/ Rw 02 desa Kilensari kecamatan Panarukan/ yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor bernomor polisi P 2945 ZT//
Akibat kecelakaan maut tersebut/ Yunitawati meninggal di-tempat kejadian perkara/ karena mengalami luka serius dibagian kepalanya/ setelah ditabrak pengemudi Bus Pariwisata bernopol N 7279 US/ yang dikemudikan oleh Wahyudi 45 tahun ahui bernama Abdul 39 tahun warga desa Pesisir kecamatan Sumber Asih Probolinggo//
Kawan// menurut keterangan Haryanto saksi mata di-TKP menyebutkan/ kecelakaan itu berawal/ ketika korban yang sedang mengendarai sepeda motor dari arah selatan/ berusaha akan mendahuli kendaraan lain di-depannya// namun sayang/ sebelum berhasil mendahului kendaraan lain/ korban juga bermaksud untuk memotong ke-arah kanan jalan// saat itulah/ tanpa di-sadari korban/ Bus Pariwisata yang di-kemudikan Wahyudi tiba-tiba muncul dari arah berlawanan/ dan langsung menghantam sepeda motor yang di-kemudikan korban//
Akibat benturan keras tersebut/ korban terpelanting hingga 4 meter dan mengalami pendarahan dari mulut dan wajahnya remuk//
setelah mengetahui adanya kecelakaan dahsyat tersebut/ Haryanto dan beberapa saksi lain/ langsung memberikan pertolongan kepada korban//
Kawan// seperti dikonfirmasi terpisah Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Sapto Siswahyudi membenarkan/ adanya kecelakaan maut yang terjadi dijalan raya Panrukan kecamatan Panarukan tepatnya di-KM 190 arah Surabaya//
Menindak lanjuti penanganan kasus kecelakaan maut tersebut/ barang bukti sepeda motor milik korban dan Bus Pariwisata tersebut/ kini sudah diamankan di-Polres Situbondo/ untuk dijadikan bahan penyelidikan polisi//
Selain itu/ kasat menghimbau kepada masyarakat/ setidaknya setiap pengendara harus selalu mematuhi aturan lalu lintas//
Pada bagian lain Sapto Siswahyudi mengatakan/ kecelakaan diwilayah hukum polres Situbondo/ banyak diakibatkan oleh teledornya pengguna jalan itu sendiri (human error)//

Reky Ariyadi melaporkan//


Selengkapnya >>

6.30.2010

Seluruh kasus pemilu kada tidak bisa diproses

KAWAN // Sejumlah pelanggaran terkait dengan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah Situbondo tidak ada yang bisa diproses lebih lanjut//Pasalnya/dari seluruh laporan tidak satupun yang bisa dikualifikasikan sebagai bentuk pelanggaran pidana pemilukada//Fakta tersebut terungkap setelah Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah Situbondo menyerahkan kajian hukum kasus yang ditangani kepada para pelapor//Kajian hukum itu didapatkan setelah penyelanggara pemilu yang bertugas dalam bidang pengawasan itu melakukan gelar perkara dengan penegakan hukum terpadu//
Menurut Ketua Panwaslukada Situbondo, Irwan Yulianto saat dikonfirmasi mengatakan/Untuk bisa dikatagorikan sebagai pelanggaran pidana pemilu harus memenuhi syarat formil maupun materiil yang terpenuhi// Sedangkan laporan yang ditanganinya hanya memiliki satu syarat formil//irwan juga mengungkapkan/ setidaknya ada lima pengaduan yang dibicarakan dengan gakkumdu/Yakni diantaranya kasus perusakan benner pasangan So-Ka di Desa Wonokoyo Kapongan/ money politik Raskin di Desa/Kecamatan Asembagus/ Money politik di Mangaran/ pengobatan gratis di Kecamatan Besuki serta pemantau ilegal di Desa Sumberejo//
Seperti halnya kasus dugaan money politik di Kecamatan Mangaran/ternyata Kasus tersebut tidak bisa ditindaklanjuti karena tidak ada satupun saksi yang mau memberikan keterangan terkait laporan tersebut//Sedangkan kasus perusakan Banner di Kecamatan Kapongan juga tak bisa ditindaklanjuti Sebab/pelapornya bukan warga Situbondo yang tidak memiliki hak pilih dalam pemilukada Situbondo// Selain itu/ pelakunya sampai sekarang masih tidak jelas/ untuk itu Semua hasil kajian sudah diserahkan kepada masing-masing pelapor/dan dalam waktu dekat /Sejumlah Barang bukti yang disita Panwaslukada menurut Irwan, akan dimusnahkan//
Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Tersangka ditangguhkan, korban penipuan ngluruk Mapolres Situbondo

KAWAN // Para korban penipuan dengan tersangka oknum PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Situbondo, mendatangi Mapolres Situbondo// Itu dilakukan karena para korban merasa kecewa dengan penyidik Polres Situbondo, yang mengabulkan penangguhan penahanan dua tersangka penipuan dengan modus akan mempekerjakan para korbannya di PLTU Paiton//Dua tersangka penipuan yang dikabulkan permohonan penangguhan penahanannya adalah Junaidi (51) oknum PNS serta tersangka Samsuri (40) warga Desa Kalimas, Kecamatan Besuki//Mereka ditetapkan sebagai tersangka penipuan berdasarkan laporan 18 korban penipuan/dalam melakukan aksinya kedua tersangka menggunakan modus berjanji akan mempekerjakan para korbannya sebagai tenaga tehnis di PLTU Paiton Probolinggo//
Bahkan/atas dasar laporan para korban penipuan, polisi langsung melayangkan surat panggilan kepada kedua tersangka /Namun/ sebelum ditangkap oknum PNS tersebut menyerahkan diri, sedangkan tersangka Samsuri ditangkap di rumahnya//hanya saja Para korban mengaku kecewa dengan dibebaskan dua tersangka penipuan tersebut// Sebab/hingga kini para korban mengaku belum menerima ganti rugi dari dua tersangka//atas dasar itulah akhirnya mereka datang ke Polres guna memastikan apakah tersangka itu telah membayar uang ganti rugi kepada para korban//
KAWAN // Sementara itu/Kasat Reskrim AKP Sunarto membenarkanadanya penangguhan penahanan kedua tersangka penipuan tersebut// Menurut sunarto/ pihaknya berani mengabulkan permohonan penangguhan penahanan dua tersangka penipuan, salah satu tersangkanya merupakan PNS yang tidak mungkin melarikan diri serta adanya jaminan dari pihak keluarganya dan kuasa hukumnya//
Selain itu Menurut sunarto/uang sebesar Rp 103 juta sudah dititipkan kepada penyidik/sehingga pihaknya hanya tinggal memnyerahkan kepada para korban penipuan tersebut// meski tersangka telah melunasi seluruh tanggungan kepada para korbannya/ namun menurut kasat/ pengembalian uang itu tidak dapat menggugurkan perkaranya/dan Kasus dugaan penipuan itu tetap akan proses sesuai dengan hykum yang berlaku//

Demikian sofyan fenza melaporkan


Selengkapnya >>

Berlangganan via Email

Diposkan oleh FeedBurner

  ©Dirancang Oleh AVES

Atas